KNMP Bilelando Tekan Biaya Melaut, Pendapatan Nelayan Naik

FACEINDONESIA.CO.ID-Pemerintah terus memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir melalui Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan program ini mampu menekan biaya operasional melaut sekaligus meningkatkan pendapatan nelayan.

Bacaan Lainnya

Saat meninjau KNMP di Desa Ekas Buana, Lombok Timur, dan Desa Bilelando, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Zulhas mengatakan berbagai fasilitas yang disediakan pemerintah membantu nelayan bekerja lebih efisien.

“KNMP dirancang agar biaya operasional nelayan lebih hemat, kualitas hasil tangkapan tetap terjaga, dan pendapatan mereka meningkat,” ujar Zulhas.

Pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih hingga 2029. Pada 2026, sebanyak 1.369 kampung nelayan ditargetkan terbangun. Saat ini, 65 lokasi di 25 provinsi telah rampung, sementara 35 lokasi lainnya dijadwalkan selesai bertahap pada Agustus 2026.

Di Nusa Tenggara Barat, telah berdiri tiga KNMP, yakni di Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Sumbawa.

KNMP Desa Ekas Buana dilengkapi fasilitas cold storage, pabrik es, dan mobil berpendingin. Kawasan ini didukung 277 nelayan aktif dengan produksi perikanan mencapai 761,75 ton per tahun serta potensi omzet sekitar Rp10,46 miliar per tahun.

Sementara itu, KNMP Desa Bilelando yang melayani 309 nelayan aktif telah membukukan pendapatan sekitar Rp133 juta dalam tiga setengah bulan beroperasi.

Pendapatan berasal dari berbagai unit usaha, seperti cold storage, pabrik es, bengkel nelayan, mobil berpendingin, dan kios pemasaran hasil perikanan.

Manfaat program tersebut juga dirasakan langsung oleh nelayan. Dengan adanya pabrik es dan cold storage, biaya operasional menjadi lebih rendah, hasil tangkapan tetap segar, dan nilai jual ikan meningkat.

Zulhas menegaskan, KNMP dibangun sebagai ekosistem ekonomi pesisir yang terintegrasi. Selain cold storage dan pabrik es, tersedia pula bengkel serta pom nelayan untuk mendukung aktivitas melaut.

“Setelah fokus meningkatkan kesejahteraan petani, kini pemerintah memberikan perhatian yang sama kepada nelayan agar bekerja lebih efisien dan memperoleh penghasilan yang lebih baik,” tutupnya.
(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *