FACEINDONESIA.CO.ID – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) memperluas akses pembiayaan rumah bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) berbasis syariah. Program ini menawarkan angsuran tetap hingga lunas sehingga lebih pasti dan terjangkau.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan kolaborasi tersebut bertujuan membantu para pekerja memiliki hunian layak melalui skema pembiayaan syariah yang memberikan kepastian cicilan.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap rumah terus meningkat, termasuk dari kalangan generasi muda yang menginginkan pembiayaan sesuai prinsip syariah.
“Kerja sama ini menjadi langkah tepat untuk memperluas manfaat MLT bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Anggoro usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Jakarta, Jumat (10/7).
Selain fasilitas pembiayaan rumah, peserta BPJS Ketenagakerjaan juga dapat mengakses berbagai layanan keuangan BSI, seperti tabungan haji, investasi jangka panjang, hingga tabungan emas. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat perencanaan keuangan pekerja untuk masa depan.
Anggoro menjelaskan, salah satu keunggulan pembiayaan rumah syariah adalah angsuran yang tetap selama masa pembiayaan sehingga tidak terdampak perubahan suku bunga.
Skema tersebut juga tidak menjadikan denda keterlambatan sebagai sumber keuntungan bank.
Berdasarkan data internal BSI, sekitar 90 persen nasabah memilih layanan perseroan karena kepastian angsuran dan kemudahan pembiayaan, bukan semata-mata karena alasan agama.
Menurutnya, kepastian cicilan memberikan rasa aman bagi nasabah dibandingkan skema angsuran yang berubah mengikuti pergerakan suku bunga. Dengan program ini, BSI berharap semakin banyak pekerja dapat memiliki rumah impian melalui pembiayaan syariah yang lebih nyaman dan terjangkau.(ZID)






