
FACEINDONESIA.CO.ID-Banyak cara menjaga kelestarian lingkungan, salah satunya dengan menebar benih ikan. Hal ini yang dilakukan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau. Ribuan benih ikan ditabur dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan perairan kampus, Jumat (12/6/2026), ini dihadiri Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu, dan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama, Sahiron.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kesadaran ekologis di kalangan sivitas akademika.
Staf Khusus Menteri Agama, Ismail Cawidu, mengapresiasi langkah UIN Suska Riau yang dinilai sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama dalam mendorong kampus keagamaan yang responsif terharap berbagai isu global, termasuk perubahan iklim dan pelestarian lingkungan.
“Isu lingkungan bukan hanya persoalan alam, tetapi juga persoalan kemanusiaan dan keagamaan. Apa yang dilakukan hari ini menjadi bentuk kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan ekosistem dan memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang,” kata Ismail.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi, riset, dan pengabdian masyarakat yang mampu melahirkan berbagai inovasi untuk menjawab tantangan lingkungan.
Direktur Diktis Kemenag, Sahiron, menekankan bahwa penting untuk mengintegrasikan kesadaran ekologis dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Pendidikan tinggi keagamaan Islam tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang unggul secara akademik dan spiritual, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Kesalehan ekologis harus menjadi bagian dari karakter lulusan perguruan tinggi keagamaan,” ujarnya.
Ia menilai kawasan perairan kampus yang menjadi lokasi penebaran benih ikan dapat dimanfaatkan sebagai laboratorium alam untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian mahasiswa.
Rektor UIN Suska Riau, Leny Nofianti, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Kementerian Agama dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Hari ini kita tidak hanya melakukan penebaran benih ikan sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan. Islam mengajarkan manusia sebagai khalifah di bumi yang memiliki tanggung jawab menjaga keseimbangan alam,” ujar Leny.
Ia menambahkan, dukungan dari Kementerian Agama menjadi motivasi bagi UIN Suska Riau untuk terus menghadirkan program-program yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, UIN Suska Riau berharap dapat membantu menjaga keseimbangan ekosistem perairan kampus, meningkatkan keanekaragaman hayati, serta menumbuhkan budaya peduli lingkungan di lingkungan perguruan tinggi.
Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tersebut juga menjadi pengingat bahwa perguruan tinggi keagamaan memiliki peran penting dalam mendorong gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan, sejalan dengan nilai-nilai keislaman dan pembangunan berwawasan masa depan.(DEN)