FACEINDONESIA.CO.ID – Momentum long weekend Hari Buruh kembali mendorong peningkatan mobilitas masyarakat antarwilayah. Di tengah lonjakan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan optimal dan terkendali, terutama di lintasan utama Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.
Kinerja operasional yang stabil ini merupakan hasil dari persiapan matang, mulai dari penguatan kapasitas layanan hingga pengelolaan operasional yang terukur.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa periode libur panjang selalu diikuti peningkatan trafik signifikan. Karena itu, perusahaan menjaga keseimbangan antara kapasitas dan permintaan agar arus penyeberangan tetap tertib dan nyaman.
“Momentum long weekend selalu diiringi peningkatan mobilitas masyarakat. Kami memastikan layanan tetap optimal dengan menjaga keseimbangan kapasitas dan permintaan,” ujar Heru, Minggu (3/5/2026).
Berdasarkan data periode 30 April hingga 2 Mei 2026, lintasan Merak–Bakauheni melayani 93.026 penumpang dan 25.539 kendaraan. Sementara arus balik Bakauheni–Merak mencatat 77.852 penumpang dan 21.310 kendaraan.
Lonjakan mulai terlihat sejak Kamis malam menuju Jumat. Di lintasan Merak–Bakauheni, penumpang naik 54,5 persen dan kendaraan meningkat 47,4 persen. Sedangkan di lintasan Bakauheni–Merak, jumlah penumpang naik 11,3 persen dan kendaraan 7,2 persen.
Untuk lintasan Ketapang–Gilimanuk, tercatat 56.235 penumpang (naik 17,4 persen) dan 15.952 kendaraan (naik 9,6 persen). Sementara arah sebaliknya mencapai 57.899 penumpang (naik 23 persen) dan 16.706 kendaraan (naik 25 persen), menunjukkan arus relatif seimbang.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyebut keberhasilan ini didukung strategi konsisten perusahaan, seperti optimalisasi armada, kesiapan personel, dan koordinasi lintas pemangku kepentingan.
Selain itu, penerapan sistem digital Ferizy turut memperkuat keandalan layanan. Sistem ini memungkinkan pengelolaan operasional lebih terintegrasi sekaligus memudahkan pengguna dalam merencanakan perjalanan.
Melalui Ferizy, tiket dapat dibeli hingga H-60 sebelum keberangkatan, lengkap dengan pengiriman tiket digital serta berbagai opsi pembayaran non-tunai.
ASDP menegaskan komitmennya sebagai tulang punggung konektivitas nasional dengan menghadirkan layanan penyeberangan yang andal, aman, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. (San)





