FACEINDONESIA.CO.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat promosi wisata selam Indonesia melalui partisipasi aktif dalam Asia Dive Expo (ADEX) 2026 yang berlangsung di Suntec Singapore Convention & Exhibition Centre, Singapura, pada 10–12 April 2026.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/4/2026), menyampaikan ADEX merupakan pameran B2C dan konferensi selam terbesar di kawasan Asia Pasifik sejak 1994. Ajang ini menghadirkan lebih dari 100 _exhibitor_ serta menarik sekitar 15.000 pengunjung dari berbagai negara. Keikutsertaan Indonesia menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi sebagai destinasi wisata selam kelas dunia.
“Partisipasi Indonesia dalam ajang ini sejalan dengan transformasi pariwisata menuju _quality tourism_, yakni pariwisata yang menitikberatkan pada pengalaman berkualitas, keberlanjutan, serta kontribusi ekonomi yang lebih tinggi,” kata Ni Made Ayu Marthini.
Pada ADEX 2026, Indonesia menghadirkan Paviliun Wonderful Indonesia seluas 54 meter persegi dengan melibatkan delapan pelaku industri wisata selam. Kolaborasi ini mencakup operator _liveaboard_, _dive resort_, dan _dive center_ dari berbagai destinasi unggulan seperti Raja Ampat, Labuan Bajo, Bali, Lombok, Lembeh, Maratua, hingga Ambon. Keberagaman destinasi tersebut memperkuat narasi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan kekayaan bawah laut yang luar biasa.
Partisipasi Garuda Indonesia dalam Paviliun Wonderful Indonesia turut memperkuat promosi melalui penyediaan informasi aksesibilitas dan konektivitas menuju destinasi wisata bahari nasional. Selain itu, penawaran harga khusus yang dihadirkan memberikan pengalaman yang lebih komprehensif bagi pengunjung dalam merencanakan perjalanan wisata ke Indonesia.
Dalam rangka memperkuat _branding_ Wonderful Indonesia di tingkat global, Indonesia juga berperan sebagai Official ADEX Dive Destination Partner dan Official ADEX Bag Sponsor. Promosi diperluas melalui penempatan iklan pada media internasional, termasuk majalah Asian Diver. Pada kesempatan yang sama, Wonderful Indonesia meraih penghargaan “Island Tourism of The Year” dalam ajang Blue Legacy Awards 2026, yang semakin menegaskan pengakuan dunia terhadap keunggulan pariwisata bahari Indonesia.
Rangkaian kegiatan Kemenpar selama ADEX 2026 juga mencakup presentasi di panggung utama dengan tema “Dive Indonesia – Exploring the Ocean, Experiencing Beyond” yang disampaikan oleh Deputi Bidang Pemasaran bersama pakar selam Indonesia, Michael Sjukrie. Selain itu, dilakukan pula promosi dan penjualan paket wisata selam, pelayanan informasi pariwisata, diseminasi Indonesia Diving Directory, distribusi bahan promosi, penyajian kopi khas Indonesia, serta berbagai aktivitas interaktif yang memperkaya pengalaman pengunjung.
Ni Made Ayu Marthini menegaskan Indonesia memiliki keunggulan komparatif sebagai negara yang berada di kawasan _Coral Triangle_, wilayah dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia. Potensi ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara, khususnya segmen pecinta wisata bahari.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa 43,32 persen wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia melakukan aktivitas wisata bahari. Angka ini mencerminkan besarnya kontribusi sektor ini dalam mendorong pertumbuhan pariwisata nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar global.
“Melalui partisipasi di ADEX 2026, Indonesia terus memperkuat citra sebagai destinasi wisata bahari unggulan dunia sekaligus mendorong pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Kami optimistis ajang ini mampu meningkatkan minat dan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya penyelam, untuk merasakan langsung keindahan bawah laut Indonesia,” ujar Ni Made Ayu Marthini.
Partisipasi Indonesia dalam ADEX 2026 juga mencatatkan potensi transaksi sekitar Rp7 miliar serta peluang tambahan kunjungan sekitar 500 wisatawan mancanegara. Capaian ini menunjukkan bahwa wisata selam merupakan segmen _quality tourist_ dengan tingkat pengeluaran yang relatif tinggi, sehingga memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
Ke depan, kehadiran Indonesia dalam ajang internasional seperti ADEX diharapkan dapat terus meningkatkan kesadaran global terhadap kekayaan wisata bahari nasional. Melalui strategi promosi yang terintegrasi dan kolaboratif, Indonesia berkomitmen menghadirkan pengalaman wisata yang berkelas, berkesan, dan berkelanjutan bagi wisatawan dunia. (San)





