Kemenag Flotim Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Bumi

Dok.Kemenag

FACEINDONESIA.CO.ID – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur menyalurkan bantuan kepada korban terdampak gempa bumi yang terjadi pada 9 April 2026. Bantuan berupa paket sembako diberikan Kepala Kankemenag Flores Timur Yosef Aloysius Babaputra kepada warga terdampak di dua desa, yakni Lamahala Jaya dan Terong, Kecamatan Adonara Timur Kabupaten Flores Timur.

Penyaluran bantuan berlangsung pada Kamis (17/4/2025). Paket sembako ada yang diserahkan di Posko Penanganan Tanggap Darurat, ada juga yang langsung diberikan kepada korban yang mengalami kerusakan bangunan rumah sehingga harus tinggal di luar rumah dengan memasang tenda – tenda darurat.

Bacaan Lainnya

Kepala Kemenag Flores Timur Yosef Aloysius Babaputra menyampaikan keprihatinan atas musibah dan luka yang dialami oleh umat beragama atau warga Masyarakat. “Sebagai bagian dari pemerintah, kami menaruh perhatian atas kondisi ini. Sebab luka dan penderitaan ini menjadi perasaan bersama kita semua,” ungkapnya.

Menurut Yosef Aloysius, setelah gempa, Kantor Kemenag Flores Timur langsung berkoordinasi dengan para Kepala KUA Kecamatan dan para Kepala Madrasah. Tujuannya, mendata dampak kerusakan akibat gempa bumi terhadap fasilitas rumah ibadah dan fasilitas pendidikan, serta masyarakat.

“Kami memiliki unit kerja/satuan kerja di wilayah ini, baik Kantor Urusan Agama Kecamatan dan Madrasah serta umat beragama yang kami layani. Sehingga kami tergerak dan terpanggil untuk mengetahui data kerusakan dan berusaha dalam keterbatasan kami untuk memberikan sedikit yang kami miliki untuk membantu umat beragama di wilayah ini,” jelas Babaputra.

 

Kerusakan Fasilitas Madrasah

Dari hasil pendataan, diketahui terdapat beberapa madrasah di Kabupaten Flores Timur baik di Kecamatan Adonara Timur dan Kecamatan Solor Timur yang mengalami kerusakan. Di Kecamatan Adonara Timur misalnya, madrasah yang terdampak gempa adalah MAN 1 Flores Timur,  MTs.N 1 Flores Timur, MIN 1 Flores Timur, dan MIN 4 Flores Timur. Keempat madrasah ini mengalami kerusakan berat, baik ruang kelas, dedung SBSN, serta pagar.

Di Kecamatan Solor Timur, MAN 2 Flores Timur, MTs.N 2 Flores Timur, MTs.N 3 Flores Timur, MAS Madinatunajah dan MIS Menanga juga mengalami kerusakan yang sama. Banyak ruangan yang retak serta plafon ruangan yang rubuh akibat guncangan gempa bumi.

Berdasarkan keadaan tersebut ditambah dengan terjadinya gempa susulan yang terus menerus, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur mengimbau seluruh satuan madrasah yang mengalami kerusakan pada bangunan untuk menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar di tenda darurat demi keamanan para siswa.

Berdasarkan data Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur, terdapat 1.313 jiwa terpaksa harus tinggal di tenda-tenda darurat di luar rumah. Jumlah tersebut tersebar di 8 (delapan) desa dan kelurahan. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *