UMKM Binaan Pertamina Raup Transaksi Rp 1,9 Miliar di Inacraft 2026

Dok.Pertamina

FACEINDONESIA.CO.ID – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero) mencatat capaian positif dalam ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2026. Hanya pada hari pertama pameran, total transaksi produk kerajinan mencapai Rp 1,9 miliar.

Pameran Inacraft 2026 digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 4–8 Februari 2026. Pertamina menghadirkan 32 mitra binaan UMKM yang menampilkan beragam produk kriya unggulan, mulai dari dekorasi rumah hingga kerajinan berbasis serat alam.

Bacaan Lainnya

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan UMKM yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Menurutnya, nilai transaksi yang signifikan mencerminkan kualitas produk UMKM binaan yang mampu bersaing di pasar nasional hingga global.

“Penjualan Rp 1,9 miliar di hari pertama Inacraft menjadi bukti bahwa produk UMKM binaan Pertamina memiliki daya tarik kuat dan relevan dengan kebutuhan pasar,” ujar Baron di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Baron menambahkan, keikutsertaan UMKM binaan dalam Inacraft tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi juga perluasan jejaring, penguatan merek, serta penciptaan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Saat ini, sekitar 200 UMKM mitra binaan Pertamina telah berhasil menembus pasar internasional.

Salah satu pelaku usaha perempuan yang merasakan manfaat pembinaan Pertamina adalah Novita Hermawan, pemilik Agrominafiber Handicraft asal Kebumen. Produknya yang berbahan serat alam seperti eceng gondok dan pelepah pisang kini rutin diekspor ke Amerika Serikat.

“Dampaknya sangat terasa, mulai dari networking, branding, hingga peningkatan omzet. Pertamina benar-benar hadir memberi dukungan nyata bagi usaha kecil,” kata Novita.

Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus mendorong UMKM naik kelas sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *