FACEINDONESIA.CO.ID- Kereta cepat Whoosh telah melayani 18,2 juta penumpang selama tiga tahun beroperasi secara komersial sejak 17 Oktober 2023 hingga 16 Oktober 2026. Capaian ini mencerminkan perkembangan layanan transportasi cepat yang menghubungkan Jakarta dan Bandung.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat peningkatan frekuensi perjalanan dan jumlah penumpang sejak Whoosh mulai beroperasi. General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan jumlah perjalanan Whoosh meningkat dari 14 menjadi 62 perjalanan per hari. Sementara itu, jumlah penumpang harian bertumbuh dari sekitar 9.000 orang hingga menembus lebih dari 26.000 orang pada puncaknya.
Menurut Eva, tingginya jumlah penumpang menunjukkan bahwa Whoosh semakin menjadi pilihan masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan antara Jakarta dan Bandung.
Secara tahunan, Whoosh melayani sekitar 1,14 juta penumpang pada Oktober hingga Desember 2023. Jumlah tersebut meningkat menjadi 6,06 juta penumpang sepanjang 2024 dan mencapai 6,2 juta penumpang pada 2025. Adapun periode Januari hingga 16 Oktober 2026 mencatat sekitar 4,86 juta penumpang.
Dari aspek keselamatan dan pelayanan, KCIC menyatakan Whoosh tidak mengalami kecelakaan selama tiga tahun beroperasi. Tingkat ketepatan waktu perjalanan tercatat mencapai 99,4 persen, sedangkan tingkat kepuasan pelanggan berada di angka 95,95 persen.
Selain melayani perjalanan domestik, Whoosh juga diminati wisatawan mancanegara. KCIC mencatat lebih dari satu juta penumpang warga negara asing (WNA) menggunakan layanan kereta cepat tersebut selama tiga tahun terakhir. Sekitar 430 ribu penumpang atau 43 persen dari total WNA berasal dari Malaysia.
Dalam rangka memperingati tiga tahun operasional, KCIC menghadirkan Frequent Whoosher Card (FWC) edisi khusus hari ulang tahun dan meresmikan Whoosh Prepaid Voucher. Frequent Whoosher Card ditujukan bagi pelanggan yang rutin menggunakan Whoosh dengan menawarkan tarif lebih hemat serta fleksibilitas perjalanan.
Sementara itu, Whoosh Prepaid Voucher dapat dimanfaatkan sebagai hadiah perjalanan bagi perusahaan, karyawan, pelanggan, maupun anggota keluarga.
Ke depan, KCIC akan memperkuat pengembangan akses menuju Stasiun Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Summarecon untuk mendorong pertumbuhan jumlah penumpang. Upaya tersebut juga mencakup peningkatan integrasi antarmoda, perluasan kerja sama dengan mitra transportasi dan pariwisata, serta pengembangan program loyalitas dan promosi tiket.
Eva menegaskan, peningkatan jangkauan dan kualitas layanan menjadi fokus KCIC agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati manfaat kereta cepat. Pengembangan akses stasiun dan integrasi transportasi diharapkan mampu mendukung pertumbuhan penumpang sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan.
KCIC juga menyampaikan apresiasi kepada pelanggan, pemerintah, kementerian dan lembaga terkait, TNI, Polri, pemegang saham, mitra kerja, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung operasional Whoosh selama tiga tahun terakhir.
Dengan capaian 18,2 juta penumpang, Whoosh terus dikembangkan sebagai salah satu pilihan transportasi untuk memperkuat konektivitas Jakarta-Bandung, mendukung mobilitas masyarakat, dan mendorong perjalanan wisata di kedua wilayah.(ZID)






