Telkomsel Dukung Peran Perempuan di Bidang STEM Lewat Program PromptHer

Dok.Telkomsel

FACEINDONESIA.CO.ID – Telkomsel menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) melalui penyelenggaraan PromptHer yang berkolaborasi dengan Generation Girl, sebuah gerakan nirlaba yang berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui pendidikan teknologi dan sains. Memaknai momen Hari Kartini, program ini dilaksanakan di Telkomsel Smart Office, Jakarta Selatan (25/4) sebagai inisiatif pemberdayaan yang bertujuan membuka akses, membangun kapasitas, serta mendorong peran aktif perempuan dalam ekosistem teknologi dan digital.

Melalui PromptHer, Telkomsel berupaya menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan ruang pembelajaran yang relevan dan aplikatif. Hingga saat ini, sekitar 150 perempuan di wilayah Jabotabek, yang terdiri dari fresh graduate dan young professional, telah mengikuti rangkaian kegiatan PromptHer.

Bacaan Lainnya

Pada sesi Career Talk bertajuk “Women Behind AI – How We Wrote Our Career”, PromptHer menghadirkan CEO Generation Girl Tania Soerianto, General Manager AI Personalization and Growth Telkomsel Eksi Nadiasti, serta Founder & CEO Geekhunter Ken Ratri Iswari. Selain itu, peserta juga mengikuti sesi AI Training bertajuk “The Right Prompt to Shine at Work” yang difasilitasi oleh Generation Girl dengan Andhina A. Ratnaputri, Officer Emerging Technology Strategy and Design Telkomsel

Kehadiran program PromptHer merupakan jawaban agar peran perempuan di bidang STEM menjadi lebih berdampak pada daya saing dan pertumbuhan ekonomi nasional. Menuju Indonesia Emas 2045, Indonesia diproyeksikan membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital hingga 2030 untuk tetap kompetitif di era ekonomi digital , sementara partisipasi perempuan di bidang-bidang strategis seperti teknik, teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta riset masih tergolong terbatas. Secara nasional, perempuan mencakup 25 persen lulusan teknik, sekitar 35 persen lulusan TIK, serta sekitar 30 persen tenaga kerja STEM dan 22 persen peneliti . Tantangan ini juga tercermin di level kepemimpinan, di mana perempuan masih menempati sekitar 24,8 persen posisi manajerial tingkat menengah dan senior .

Vice President People Experience Management Telkomsel, Irwan Saidi, menuturkan, “Telkomsel percaya bahwa perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak inovasi di bidang teknologi. Melalui PromptHer yang berkolaborasi dengan Generation Girl, kami berupaya menghadirkan akses pembelajaran yang inklusif dan relevan agar perempuan semakin percaya diri dalam membangun karier dan berkontribusi di bidang STEM.”

General Manager AI Personalization and Growth Telkomsel, Eksi Nadiasti, sebagai representasi leader perempuan di Telkomsel menambahkan, “Telkomsel menyadari salah satu kunci di balik inovasi adalah keberagaman sudut pandang (diversity of thought). Melalui program ini, kami mendorong lebih banyak perempuan untuk mengambil peran dan menjadi bagian dari perkembangan inovasi di masa depan.”

Sejalan dengan itu, Chief Executive Officer Generation Girl, Tania Soerianto menambahkan, “Kolaborasi bersama Telkomsel ini menjadi langkah nyata untuk memperluas kesempatan perempuan mengembangkan keterampilan AI dan teknologi. Kami berharap semakin banyak perempuan yang terinspirasi untuk mengambil peran strategis dan menjadi bagian dari masa depan STEM di Indonesia.”

Ke depan, Telkomsel berkomitmen untuk menghadirkan lebih banyak inisiatif pemberdayaan perempuan di bidang STEM. Komitmen ini sejalan dengan upaya berkelanjutan Telkomsel dalam mendukung pengembangan talenta digital nasional serta mendorong peningkatan representasi perempuan, termasuk di posisi kepemimpinan, sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *