FACEINDONESIA.CO.ID – Penanganan stroke yang cepat dan tepat masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Menjawab kebutuhan tersebut, Siloam Hospitals Lippo Village menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi Clinical Care Program (CCP) untuk penanganan Acute Ischemic Stroke dari Joint Commission International (JCI).
Pengakuan internasional tersebut diterima pada 11 Maret 2026, sekaligus menandai keberhasilan rumah sakit mempertahankan akreditasi JCI selama tujuh tahun berturut-turut.
Sertifikasi CCP diberikan kepada rumah sakit yang memiliki sistem penanganan stroke terintegrasi, mulai dari respons darurat, diagnosis cepat, tindakan medis, hingga rehabilitasi pasien.
Penilaian dilakukan berdasarkan standar berbasis bukti (evidence-based) dengan fokus pada kualitas hasil klinis pasien.
Hospital Director Siloam Hospitals Lippo Village, Erick Prawira Suhardhi mengatakan, pencapaian tersebut menunjukkan kesiapan rumah sakit dalam memberikan layanan stroke yang cepat, tepat, dan sesuai standar internasional.
“Dalam penanganan stroke, kecepatan dan ketepatan sangat krusial. Sertifikasi ini membuktikan sistem kami mampu memberikan respons yang cepat, terkoordinasi, dan optimal untuk meningkatkan peluang pemulihan pasien,” ujar Erick.
Penanganan stroke iskemik akut membutuhkan tindakan segera agar aliran darah ke otak dapat kembali normal.
Keterlambatan penanganan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sel otak dan berdampak pada fungsi tubuh pasien.
Sebagai pusat layanan neuroscience, Siloam Hospitals Lippo Village didukung tim multidisiplin yang melibatkan dokter spesialis saraf, bedah saraf, radiologi, ICU, hingga rehabilitasi medik.
Dukungan teknologi medis modern dan protokol klinis terstandarisasi juga memperkuat layanan penanganan stroke secara menyeluruh.
Dengan pencapaian ini, Siloam Hospitals Lippo Village memperkuat posisinya sebagai salah satu rumah sakit rujukan penanganan stroke berstandar internasional di Indonesia. (San)






