FACEINDONESIA.CO.ID- Penggunaan QRIS melalui dompet digital semakin diminati masyarakat Indonesia. Riset MarkPlus menunjukkan, ShopeePay menjadi layanan dompet digital yang paling banyak digunakan untuk transaksi QRIS, mengungguli GoPay dan DANA.
Berdasarkan riset bertajuk E-Wallet Research 2026: Usage Behavior & QRIS Landscape, sebanyak 85,3 persen responden menggunakan dompet digital untuk pembayaran QRIS. Angka ini lebih tinggi dibandingkan penggunaan untuk transfer uang ke rekening bank atau dompet digital lain sebesar 77,3 persen, belanja daring 70,8 persen, serta pembelian produk digital 69 persen.
Dalam kategori transaksi QRIS, ShopeePay menempati posisi teratas dengan tingkat penggunaan 40,5 persen. Posisi berikutnya ditempati GoPay sebesar 32,6 persen dan DANA 16,1 persen. ShopeePay juga menjadi merek yang paling diingat konsumen untuk transaksi QRIS, dengan persentase 37,7 persen.
Chief Marketing Officer MarkPlus Corp (MCorp), Yosanova Savitry, mengatakan kemudahan dan kecepatan transaksi masih menjadi faktor utama yang dipertimbangkan konsumen dalam memilih dompet digital.
“ Kemudahan dan kecepatan transaksi tetap menjadi faktor penting, tetapi konsumen juga mengharapkan fleksibilitas layanan serta manfaat finansial nyata yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Yosanova dalam konferensi pers MCorp Industry Update, Jumat (23/10/2026).
Riset tersebut mencatat, sebanyak 80,8 persen responden mempertimbangkan kemudahan dan kecepatan transaksi saat memilih layanan pembayaran digital. Selain itu, 54,4 persen memperhatikan luasnya jaringan merchant, sedangkan 51,3 persen mempertimbangkan promosi dan cashback.
Secara keseluruhan, ShopeePay juga menjadi dompet digital yang paling sering digunakan sehari-hari, dengan persentase 40 persen. GoPay berada di posisi kedua sebesar 34,3 persen, disusul DANA sebesar 15,3 persen.
Pada layanan transfer uang, ShopeePay kembali memimpin dengan tingkat penggunaan 41,8 persen, diikuti GoPay 33,7 persen dan DANA 17,7 persen. Sementara untuk pembelian produk digital seperti pulsa, paket data, dan token listrik, ShopeePay mencatat penggunaan tertinggi sebesar 39,5 persen.
Riset yang melibatkan 400 responden di berbagai kota di Indonesia itu juga menunjukkan penggunaan dompet digital semakin matang. Sebanyak 90,3 persen responden telah menggunakan layanan tersebut selama lebih dari dua tahun.
Temuan ini memperlihatkan persaingan dompet digital tidak hanya ditentukan oleh kemudahan pembayaran, tetapi juga jangkauan merchant, pilihan sumber dana, serta promosi yang memberikan keuntungan bagi konsumen.(ZID)






