FACEINDONESIA.CO.ID – Baterai mobil listrik itu berkapasitas besar dan berat, sehingga bobot mobil listrik bisa lebih berat dari mobil konvensional. Tapi juga butuh jumlah yang banyak, agar bisa mencapai jarak tempuh 500 km. Dengan tujuan agar pemilik mobil listrik Hyundai tak direpotkan harus sering mengisi ulang daya setiap beberapa jam.
Untuk itu diperlukan rangka dan bodi yang kuat!
Hyundai menjawabnya melalui Electric Global Modular Platform (E-GMP). Sebuah teknologi keamanan tingkat lanjut. E-GMP memiliki keamanan yang terintegrasi langsung ke dalam intinya, dengan rangka baja berkekuatan sangat tinggi yang sanggup memaksimalkan keselamatan semua orang di dalamnya.
Konstruksi ini mempertahankan pusat gravitasi yang rendah, yang berarti stabilitas yang lebih baik di jalan. Namun jika terjadi tabrakan, pemasangan baterai 8 titik akan menyerap benturan untuk mencegah deformasi pada area kabin dan menjaga semua orang di dalamnya tetap aman.(DEN)






