PT BMH Kerahkan 12 Tim dan 13 Alat Berat Tangani Karhutla

FACEINDONESIA.CO.ID- Upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di luar areal kerja PT Bumi Mekar Hijau (BMH) terus diperkuat. Kebakaran terdeteksi sejak 25 Agustus 2026 dan hingga kini masih dilakukan penanganan untuk mencegah api meluas.

PT BMH mengerahkan 12 tim, personel, peralatan pemadaman, serta 13 unit alat berat untuk membantu mengendalikan kebakaran dan menghambat penyebaran api ke wilayah sekitar.

Bacaan Lainnya

Kebakaran pertama kali terdeteksi pada 25 Agustus 2026 sekitar pukul 14.00 WIB melalui Menara Api DSP. Respons cepat dilakukan kurang dari satu jam kemudian dengan mengerahkan 12 tim ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengendalian.

Dalam operasi tersebut, tim didukung tiga unit V20 Kit, satu unit VE500, satu unit V82 Kit, lima unit MS Kit, serta 37 set sambunesia untuk menunjang proses pemadaman di lapangan.

Selain pemadaman langsung, petugas juga membuat sekat bakar dengan bantuan 13 unit alat berat. Langkah ini dilakukan untuk menghambat pergerakan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area lainnya.

Vegetasi yang terbakar di lokasi didominasi semak belukar dan gelam. Berdasarkan pembaruan kondisi hingga 28 Agustus 2026, sekitar 80 persen area kebakaran telah berhasil dikendalikan. Penanganan tetap dilanjutkan untuk memastikan api benar-benar padam.

Kepala Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah V, Tuti Alawiyah Lubis, mengapresiasi kesiapsiagaan PT BMH bersama seluruh personel dalam menangani karhutla.

Menurut Tuti, respons cepat di lapangan sangat penting untuk mencegah api meluas, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan lokasi kebakaran.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi, pemantauan kondisi lapangan, serta penanganan pascapemadaman. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang muncul kembali.

Upaya pemadaman dan pengendalian karhutla akan terus dilakukan hingga kondisi lokasi dinyatakan aman dari potensi kebakaran kembali.(DRI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *