Pramono Janji Kendalikan Harga Sayur di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Dok.Pemprov DKI Jakarta

FACEINDONESIA.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat merespons kenaikan harga sejumlah komoditas sayuran di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan mengendalikan harga pangan yang mengalami kenaikan.

“Kami akan mengontrol, TPID akan mengontrol mengenai perubahan atau kenaikan ini,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (17/7).

Bacaan Lainnya

Pramono menegaskan, TPID tidak hanya mengandalkan laporan, tetapi juga turun langsung ke pasar untuk memantau penyebab kenaikan harga sekaligus menyiapkan langkah pengendalian.

“Yang jelas, Pemprov DKI Jakarta segera menangani persoalan ini,” katanya.

Di sisi lain, Pramono menyebut inflasi Jakarta hingga akhir Juni 2026 masih menjadi yang terendah di Pulau Jawa. Kondisi itu menunjukkan stabilitas harga kebutuhan pokok di ibu kota masih relatif terjaga.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, mengatakan kenaikan harga pangan secara mingguan masih di bawah 1 persen dan hanya terjadi pada beberapa komoditas, terutama beras.

Harga beras medium naik sekitar 0,57 persen, sedangkan beras premium meningkat 0,31 persen. Meski demikian, kenaikan tersebut masih dinilai wajar dan belum mengganggu stabilitas pangan.

Sementara itu, sejumlah komoditas hortikultura justru mengalami penurunan harga. Cabai merah turun sekitar 8,7 persen, cabai rawit merah turun 7,33 persen, dan bawang merah turun 3,89 persen. Adapun harga telur ayam ras masih relatif stabil dibandingkan pekan sebelumnya.(BRA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *