FACEINDONESIA.CO.ID – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus memperkuat pemeliharaan berkala di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek sebagai bagian dari komitmen menjaga keandalan infrastruktur, kualitas layanan, serta keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Sebagai salah satu ruas vital dengan volume lalu lintas tinggi di jaringan Trans Jawa, kondisi perkerasan jalan perlu dijaga melalui langkah preventif dan terukur agar tetap laik dan aman dilintasi.
Pada Kamis, 26 Februari 2026, JTT telah merealisasikan pekerjaan patching di 172 titik Jalur A arah Cikampek (KM 07+500 s.d. KM 71+850). Selain itu, pemeliharaan juga direncanakan di 82 titik Jalur B arah Jakarta (KM 71+300 s.d. KM 19+315) serta pada Off Ramp Cikarang Timur.
JTT juga melaksanakan rekonstruksi jalan di Off Ramp Dry Port lajur 2 yang berlangsung mulai Jumat (27/02) hingga Senin (02/03) guna memastikan struktur perkerasan tetap andal, khususnya pada area dengan beban lalu lintas tinggi.
Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan pengaturan lalu lintas terkoordinasi serta penyampaian informasi melalui Dynamic Message Sign (DMS) untuk memberikan pemberitahuan dini kepada pengguna jalan.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa setiap pekerjaan dilakukan dengan perencanaan matang dan pengamanan sesuai standar. “Pemeliharaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami dalam menjaga kualitas jalan tol. Kami memohon maaf atas potensi ketidaknyamanan yang timbul selama pekerjaan berlangsung serta mengapresiasi atas kesabaran dan pengertian pengguna jalan. Seluruh langkah ini kami lakukan demi memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman,” ujar Ria.
JTT mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, mematuhi rambu serta arahan petugas di lapangan. Informasi lalu lintas dan layanan jalan tol dapat diakses melalui One Call Center Jasa Marga 24 jam di 14080 atau aplikasi TRAVOY. (San)





