FACEINDONESIA.CO.ID – Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS sekaligus mahasiswi Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Arum Sari, sukses meraih Juara 1 Beregu Barebow Umum Putri pada ajang Sawangan Archery Festival tingkat nasional.
Pencapaian gemilang dalam olahraga panahan ini berhasil diraih berkat latihan yang konsisten, perjuangan melawan rasa lelah, serta fokus dan ketenangan yang tinggi saat berada di lini tembak.
Arum mengungkapkan prestasi ini menjadi motivasi besar untuk meningkatkan kemampuan teknisnya, sekaligus berharap bisa membagikan ilmunya agar semakin banyak generasi muda yang tertarik dengan olahraga panahan.
Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan apresiasi yang tinggi dan rasa bangganya atas prestasi nasional yang berhasil ditorehkan oleh salah satu mahasiswi binaan BAZNAS.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi prestasi luar biasa dari Arum Sari, yang membuktikan bahwa para penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS mampu bersaing dan unggul di tingkat nasional,” jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, BAZNAS menegaskan konsistensinya dalam memfasilitasi bakat para penerima beasiswa, baik melalui jalur keilmuan maupun prestasi olahraga dan kreativitas, guna mencetak generasi berdaya saing tinggi yang membawa maslahat bagi masyarakat luas.
“BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi para awardee tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam bidang olahraga dan kreativitas lainnya agar menjadi generasi unggul yang bermanfaat bagi umat,” tutur Idy.
Sementara itu, Arum Sari menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada BAZNAS atas dukungan banyak pihak, termasuk beasiswa yang diterimanya hingga ia berhasil menyabet Juara 1 Beregu Barebow Umum Putri di ajang Sawangan Archery Festival tingkat nasional.
Pencapaian gemilang dalam kompetisi panahan tersebut diakui Arum sebagai buah dari proses panjang yang menguras energi, di mana fokus dan ketenangan emosional menjadi faktor penentu kemenangannya di lini tembak.
“Prestasi ini bukan hanya tentang medali dan kemenangan, tetapi juga tentang perjalanan panjang yang penuh latihan, konsistensi, dan perjuangan melawan rasa lelah,” ujar Arum.( ISL)





