FACEINDONESIA.CO.ID – Momentum Hari Kartini 2026 dimanfaatkan Jasa Raharja untuk memperkuat komitmen dalam mendukung perempuan, khususnya mereka yang terdampak kecelakaan lalu lintas.
Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menegaskan bahwa semangat Raden Ajeng Kartini tetap relevan di era modern. Menurutnya, perempuan masa kini dituntut berani mengambil keputusan, mandiri, dan mampu menghadapi berbagai tantangan hidup.
Ia menyampaikan, peran perempuan tidak hanya penting dalam keluarga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi. Karena itu, Jasa Raharja menghadirkan berbagai program yang bertujuan membantu perempuan bangkit, terutama setelah kehilangan anggota keluarga akibat kecelakaan.
Dalam banyak kasus, korban kecelakaan didominasi laki-laki usia produktif. Kondisi ini seringkali membuat perempuan harus mengambil alih peran sebagai pencari nafkah.
Melihat realitas tersebut, Jasa Raharja tidak hanya memberikan santunan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan bagi keluarga korban.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan menghadirkan inisiatif pemberdayaan ekonomi seperti pelatihan usaha, bantuan modal, hingga pembinaan UMKM. Program ini dirancang agar perempuan dapat mandiri secara finansial dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Selain aspek ekonomi, Jasa Raharja juga menilai perempuan memiliki peran strategis dalam menanamkan budaya keselamatan berlalu lintas. Edukasi sejak dini di lingkungan keluarga dinilai efektif untuk menekan angka kecelakaan.
Dengan berbagai langkah tersebut, Jasa Raharja ingin memastikan bahwa nilai perjuangan Kartini tidak hanya diperingati secara simbolis, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberi dampak langsung bagi perempuan Indonesia. (San)





