FACEINDONESIA.CO.ID – Upaya mendorong UMKM Indonesia menembus pasar global terus diperkuat melalui kegiatan Pelatihan UMKM dengan Tema Membuka Peluang Ekspor di Era Digital yang diselenggarakan pada Minggu (25/1/2026) di Hotel Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Kementerian Perdagangan RI, praktisi ekspor, mentor bisnis, serta perwakilan media. Hadir dalam acara tersebut Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, Fajarini Puntodewi, Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag RI, Bayu Wicaksono, eksportir sekaligus Mentor Ekspor Kampus Bisnis Umar Usman, serta perwakilan lembaga sosial Dompet Dhuafa.
Dalam sambutannya, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag RI, Fajarini Puntodewi, menyampaikan bahwa pelatihan ekspor ini memiliki peran strategis dalam memperkuat iklim perekonomian nasional.
“Pelatihan ekspor ini sangat bermanfaat bagi iklim perekonomian Indonesia, di mana potensi ekspor barang dari Indonesia dapat lebih dikenal oleh dunia. UMKM memiliki peluang besar untuk naik kelas dan menembus pasar global melalui pemanfaatan teknologi digital,” ujar Fajarini.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Rajasa Ginting selaku perwakilan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Ia menekankan pentingnya sinergi antara pelaku usaha dan media dalam memperluas jangkauan ekspor.
“Dengan membuka peluang ekspor ke luar negeri serta menggandeng media, baik online maupun cetak, maka jangkauan pemasaran produk UMKM akan semakin luas. Publikasi yang masif akan membantu memperkenalkan produk Indonesia ke pasar internasional,” jelas Rajasa.
Sementara itu, Ganet Dirgantoro selaku Pimpinan Redaksi WanitaIndonesia.co dalam sambutan dan penegasannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini mampu mendorong peningkatan kapasitas produksi para eksportir.
“Kami berharap pelaksanaan kegiatan ini dapat menambah volume produksi para eksportir dalam memenuhi pasar internasional, sekaligus meningkatkan penghasilan para pelaku UMKM. Media online juga berperan penting dalam mengawal dan mempublikasikan potensi ekspor nasional secara berkelanjutan,” ungkap Ganet.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara pemerintah, pelaku usaha, mentor bisnis, lembaga sosial, dan media untuk mendorong UMKM Indonesia agar lebih siap menghadapi tantangan dan peluang ekspor di era digital. (Den)





