Panen Ikan Lele di Sekolah, MIN 1 Dairi Terapkan Program Ekoteologi

Dok.Kemenag

FACEINDONESIA.CO.ID – Panen Ikan Lele di Sekolah, MIN 1 Dairi Panen ikan lele yang lazimnya dilakukan petani, kini berlangsung di lingkungan sekolah. Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Dairi, Sumatra Utara memanen ikan lele yang dipelihara selama tiga bulan melalui Program Ekoteologi Madrasah sebagai sarana belajar pengelolaan lingkungan secara langsung.

Kegiatan panen ini merupakan hasil dari program yang dirancang secara terencana dengan memanfaatkan kolam ikan lele di area depan ruang kelas. Penempatan kolam tersebut dimaksudkan agar proses pengelolaan lingkungan dapat disaksikan dan dipelajari secara langsung oleh seluruh warga madrasah dalam aktivitas keseharian.

Bacaan Lainnya

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Dairi, Sumarto AF Sitanggang, mengatakan Program Ekoteologi Madrasah tidak semata-mata berorientasi pada hasil panen. “Program Ekoteologi Madrasah tidak hanya berorientasi pada hasil panen semata, tetapi juga pada proses pembelajaran nilai-nilai kepedulian lingkungan, tanggung jawab, serta kemandirian bagi seluruh warga madrasah,” ujarnya, Sabtu (17/1/2026).

Sejak tahap persiapan hingga masa pemeliharaan, pengelolaan kolam lele dilakukan oleh guru dan tenaga kependidikan MIN 1 Dairi dengan memperhatikan aspek kebersihan dan keseimbangan ekosistem. Sementara itu, siswa mengikuti dan mengamati proses pengelolaan tersebut sebagai bagian dari pembelajaran nilai kepedulian lingkungan dan keberlanjutan.

Panen ikan lele tersebut dipimpin langsung oleh Kepala MIN 1 Dairi dan didampingi Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Hasan Kaloko. Turut hadir dua Penata Layanan Operasional Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Dairi yang sejak awal berperan aktif mendukung pelaksanaan program ekoteologi berbasis lingkungan tersebut.

Sumarto AF Sitanggang menjelaskan hasil panen ikan lele selanjutnya akan dimanfaatkan oleh seluruh warga madrasah. “Pemanfaatan hasil panen ini direncanakan sebagai langkah awal dalam mendukung pengembangan sumber daya madrasah, sekaligus mendorong terciptanya budaya kebersamaan, kepedulian, dan pemanfaatan potensi lingkungan secara optimal untuk kepentingan bersama,” katanya.

Melalui kegiatan ini, MIN 1 Dairi menunjukkan dukungan terhadap kebijakan Kementerian Agama dalam mendorong terwujudnya madrasah ramah lingkungan, inovatif, dan berkelanjutan. Program panen ikan lele ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lain dalam mengembangkan pembelajaran berbasis ekoteologi di lingkungan pendidikan. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *