Melihat Ikhtiar Madrasah di Kota Malang Wujudkan Birokrasi Bersih Melayani

Dok..Kemenag

FACEINDONESIA.CO.ID – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang menjadi saksi semangat insan madrasah di kawasan itu dalam mewujudkan birokrasi bersih dan melayani. Tidak kurang 60 peserta dari berbagai madrasah di kota ini berkumpul untuk bersinergi dalam membangun Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Giat yang dikemas dalam Motivasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Layanan Madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kota Malang, ini berlangsung di ruang Multimedia lantai III MAN 2 Kota Malang, Sabtu (11/4/2026).

Bacaan Lainnya

Hadir, Kepala MAN 2 Kota Malang, Samsudin, Kepala Tata Usaha MAN 2 Kota Malang, Sugeng Winarto. Hadir sebagai narasumber, Tino Salim, trainer motivator sekaligus strength coach dan penulis buku How To Be an Awesome Speaker, serta tim dari Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Sutoyo Malang.

Kepala MAN 2 Kota Malang menegaskan urgensi kolaborasi pelayanan antar satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama Kota Malang sebagai langkah strategis dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani. “Kolaborasi pelayanan di seluruh satuan kerja menjadi kunci dalam mendukung Kementerian Agama dan MAN 2 Kota Malang menuju WBBM, sekaligus mendorong madrasah negeri lainnya untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK),” ungkapnya.

Kepala Tata Usaha MAN 2 Kota Malang selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan diikuti 60 peserta. Sebanyak 20 peserta berasal dari MAN 2 Kota Malang, sementara peserta lainnya merupakan perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kota Malang serta satuan kerja madrasah negeri seperti MAN 1, MTsN 1 dan 2, MIN 1 dan 2, serta Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MAN 2 Kota Malang yang terdiri dari 10 madrasah swasta.

“Seluruh peserta merupakan garda terdepan layanan (front office), khususnya dari unsur satpam dan tenaga kependidikan pada layanan PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), yang berperan langsung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” paparnya.

“Harapannya, seluruh peserta mampu membawa perubahan dalam budaya pelayanan berbasis Zona Integritas di satuan kerja masing-masing. Keikhlasan dalam melayani menjadi kunci utama,” sambungnya.

Mengusung semangat “Menebar Pelayanan dengan Senyuman 2-7-2, Senyum Bahagia”, kegiatan ini menjadi momentum penguatan nilai pelayanan publik yang humanis, profesional, dan berintegritas.

Melalui kegiatan ini, MAN 2 Kota Malang terus menunjukkan komitmennya untuk memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas layanan publik, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan birokrasi Kementerian Agama yang bersih, akuntabel, dan melayani. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *