FACEINDONESIA.CO.ID – Upaya digitalisasi terus menjadi kunci penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Melalui platform LinkUMKM, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berhasil menjangkau 14,8 juta pelaku UMKM di seluruh Tanah Air hingga akhir 2025.
Diluncurkan sejak 2021, LinkUMKM hadir sebagai platform pendampingan usaha berbasis digital yang dirancang untuk menjawab kebutuhan riil UMKM, mulai dari peningkatan kapasitas bisnis, penguatan administrasi, hingga perluasan akses pasar.
Hingga Desember 2025, tercatat lebih dari 14,98 juta UMKM telah memanfaatkan LinkUMKM sebagai ruang belajar dan bertumbuh secara daring. Platform ini memungkinkan pelaku usaha mengakses pelatihan kapan saja dan di mana saja, sesuai dengan tahapan perkembangan bisnis masing-masing.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, LinkUMKM dikembangkan agar UMKM dapat memperoleh pembelajaran yang relevan dan aplikatif, sehingga mampu beradaptasi dengan dinamika usaha yang terus berubah.
“LinkUMKM membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk mengikuti pelatihan berkualitas, mulai dari penguatan dasar usaha hingga peningkatan kapasitas untuk naik kelas. Harapannya, UMKM bisa mengelola bisnisnya secara lebih terstruktur dan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).
Saat ini, LinkUMKM memiliki enam fitur utama yang saling terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, serta Register NIB untuk mendukung aspek legalitas dan administrasi usaha.
Melalui fitur UMKM Smart, pelaku usaha dapat melakukan self-assessment naik kelas berbasis sistem penilaian digital. Dari hasil penilaian tersebut, UMKM akan mendapatkan rekomendasi pelatihan sesuai tingkat usahanya, baik tradisional, berkembang, maupun modern.
Tak hanya itu, tersedia pula Coaching Clinic yang mempertemukan UMKM dengan mentor dan coach profesional untuk konsultasi bisnis secara langsung. Hingga kini, LinkUMKM menyediakan lebih dari 690 modul pembelajaran yang mencakup penguatan soft skill dan hard skill.
Untuk mendukung perluasan pasar, BRI menghadirkan Etalase Digital sebagai sarana promosi produk UMKM agar lebih mudah menjangkau konsumen yang lebih luas. Fitur ini terhubung dengan jaringan Rumah BUMN, sehingga UMKM mendapat pendampingan berkelanjutan dalam satu ekosistem.
Selain itu, fitur Komunitas menjadi ruang kolaborasi dan berbagi pengalaman antar pelaku UMKM dari berbagai daerah, memperkuat jejaring usaha berbasis digital.
BRI berharap kehadiran LinkUMKM dapat menjadi katalis percepatan transformasi UMKM Indonesia agar semakin tangguh, adaptif, dan berdaya saing di era ekonomi digital. (San)





