FACEINDONESIA.CO.ID – Umat Islam di seluruh dunia menantikan datangnya malam Lailatul Qadr pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan ini menjadi momen istimewa bagi kaum muslimin untuk meningkatkan ibadah, terutama dengan menegakkan shalat malam.
Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa siapa saja yang menghidupkan malam Lailatul Qadr dengan shalat karena iman dan mengharap pahala dari Allah SWT, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa menegakkan sholat pada malam Lailatul Qadr atas dorongan iman dan mengharap balasan dari Allah, diampunilah dosa-dosa yang telah lalu.”
(HR Bukhari, An-Nasa’i, dan Ahmad).
Hadis tersebut menjadi motivasi bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah di malam-malam terakhir Ramadan. Selain shalat malam, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memohon ampun kepada Allah SWT.
Para ulama menjelaskan bahwa “atas dorongan iman” berarti meyakini keutamaan Lailatul Qadr, sedangkan “mengharap balasan dari Allah” bermakna beribadah dengan penuh keikhlasan semata-mata karena Allah SWT.
Karena waktu pasti Lailatul Qadr tidak diketahui secara pasti, umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan seluruh malam ganjil pada sepuluh malam terakhir Ramadan agar tidak melewatkan malam penuh kemuliaan tersebut.
Dengan memperbanyak ibadah pada malam Lailatul Qadr, diharapkan umat Islam mendapatkan ampunan Allah SWT serta keberkahan yang luar biasa dalam kehidupan dunia dan akhirat. (San)





