Kemenag–ISMI Jajaki Kerja Sama Pemberdayaan UMKM Sambut Iduladha 2026

Dok.Kemenag

FACEINDONESIA.CO.ID – Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima audiensi Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) yang membahas mengenai rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk pemberdayaan ekonomi umat melalui penguatan UMKM, khususnya dalam momentum Iduladha 2026. ISMI menyampaikan komitmennya untuk memperluas kolaborasi dengan Masjid Istiqlal dan Kementerian Agama dalam mendorong ekosistem ekonomi umat yang inklusif, berbasis produk halal, serta mendukung kedaulatan pangan.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai penguatan ekonomi umat merupakan bagian penting dari pembangunan keagamaan yang berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

“Pemberdayaan ekonomi umat harus menjadi gerakan bersama. Melalui kolaborasi seperti ini, kita tidak hanya memperkuat UMKM, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai keagamaan dalam praktik ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ujar Menag yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Ia menambahkan, momentum Iduladha dapat menjadi pintu masuk strategis untuk memperkuat peran pelaku usaha kecil dan menengah dalam rantai ekonomi keagamaan. “Iduladha bukan hanya ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan ekonomi. Kita ingin agar distribusi manfaatnya semakin luas, termasuk bagi pelaku UMKM dan masyarakat kecil,” lanjutnya.

Ketua Umum ISMI, Ilham Akbar Habibie, menyampaikan bahwa rencana MoU ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam memberdayakan ekonomi umat. “Kami melihat potensi besar dalam pengelolaan ekonomi umat berbasis masjid. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memperkuat peran UMKM, termasuk dalam rantai pasok kurban dan produk halal, agar lebih terorganisir dan berdampak luas,” ujar Ilham.

Ia menambahkan, ISMI siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan model pemberdayaan ekonomi yang terintegrasi dan berkelanjutan. “Kami berharap sinergi ini dapat menjadi langkah konkret dalam membangun kemandirian ekonomi umat, sekaligus mendukung agenda besar Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

Sebagai informasi, Ikatan Saudagar Muslim Indonesia merupakan organisasi pengusaha Muslim yang didirikan pada 18 Desember 2012 oleh empat ormas besar, yaitu Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, dan Majelis Ulama Indonesia. ISMI berfokus pada pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan UMKM, produk halal, serta penguatan kolaborasi dalam mendukung kedaulatan pangan dan pembangunan nasional. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *