H-2 Tahun Baru 2026, Terpantau Peningkatan Volume Lalu Lintas Transaksi Gerbang Tol di Ruas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat

Pada hari Selasa, 30 Desember 2025 atau H-2 Tahun Baru 2026, Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division mencatat pantauan peningkatan lalu lintas di sekitar Tol Jabodetabek dan Jawa Barat.

FACEINDONESIA.CO.ID – Pada hari Selasa, 30 Desember 2025 atau H-2 Tahun Baru 2026, Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division mencatat pantauan peningkatan lalu lintas di sekitar Tol Jabodetabek dan Jawa Barat dengan data sebagi berikut :

A. Lalu Lintas Jabodetabek

Bacaan Lainnya

Pada H-2 Tahun Baru 2026, tercatat masih terjadi peningkatan volume lalu lintas yang kembali ke Jabodetabek dari arah Cikampek dan Puncak yang terdistribusi melalui Gerbang Tol (GT) Halim, GT Cikunir 4, GT Cikunir 6 dan Ciawi 2 Total tercatat sebanyak 130.572 kendaraan atau meningkat 11,82% dibandingkan volume lalu lintas transaksi normal yaitu 116.768 kendaraan transaksi, sedangkan volume lalu lintas menuju Puncak dari arah Jakarta, tercatat ada peningkatan dibandingkan lalu lintas harian normal, dengan rincian sebagai berikut:

  1. GT Halim
    Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Halim arah kembali ke Jakarta sebesar 6,09% atau sebanyak 61.023 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 57.520 kendaraan.
  2. GT Cikunir 4
    Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Cikunir 4 arah kembali ke Jakarta sebesar 1,24% atau sebanyak 22.577 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 22.300 kendaraan.
  3.  GT Cikunir 6
    Peningkatan signifikan volume lalu lintas transaksi di GT Cikunir 6 arah kembali ke Jakarta sebesar 73.01% atau sebanyak 10.059 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 5.814 kendaraan.
  4. GT CiawiVolume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 1 arah Puncak tercatat sebanyak 41.473 kendaraan atau naik 23.19% dibandingkan lalu lintas transaksi normal sebanyak 33.665 kendaraan, sedangkan GT Ciawi 2 arah Jakarta, tercatat sebanyak 36.913 kendaraan atau naik 18,56% dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 31.134 kendaraan.

B. Lalu Lintas Jawa Barat

Sementara itu di wilayah Jawa Barat, masih terpantau peningkatan volume lalu lintas menuju Rancaekek dan Bandung sekitarnya, tercatat total sebanyak 72.557 kendaraan melintas, atau meningkat 14,34% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 63.459 kendaraan. Sedangkan volume lalu lintas meninggalkan Bandung menuju Jakarta, tercatat total sebanyak 61.918 kendaraan atau meningkat 12,70% dibandingkan lalu lintas transaksi normal yaitu 54.942 kendaraan, Peningkatan ini dikarenakan pergerakan masyarakat menuju ke berbagai destinasi jelang perayaan tahun baru 2026, lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol dengan rincian sebagai berikut:

1. GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi

Volume lalu lintas transaksi yang meninggalkan Bandung atau Jakarta menuju Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi tercatat 37.076 kendaraan atau meningkat 17,37% dibanding lalu lintas normal sebanyak 31.590 kendaraan.

Sedangkan, arah sebaliknya, sebanyak 30.550 kendaraan menuju Bandung atau Jakarta meninggalkan wilayah Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut meningkat 11,12% dari lalin normal yaitu sebanyak 27.494 kendaraan.

2. GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi

Sementara itu, volume lalu lintas transaksi yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat 35.481 kendaraan atau meningkat 11,33% dibanding lalu lintas normal sebanyak 31.869 kendaraan dan volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta tercatat 31.368 atau meningkat 14,28% dari lalin normal sebanyak 27.448 kendaraan.

Jasa Marga melalui Satuan Tugas Jasa Marga Siaga Nataru 2025/2026 berkomitmen untuk mempersiapkan layanan yang prima selama libur panjang akhir tahun, khususnya pada masa puncak libur perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, baik dari sisi operasi, transaksi, maupun layanan preservasi.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono kembali mengingatkan masyarakat bahwa diskon tarif tol sebesar 20% mulai kembali diberlakukan hari ini pada Rabu, 31 Desember 2025, di sejumlah ruas tol strategis yang dikelola Jasa Marga Group. Pemberlakuan ini merupakan lanjutan dari program stimulus yang sebelumnya telah diterapkan pada 22 dan 23 Desember 2025 di ruas tol Trans Jawa dan Trans Sumatra sebagai upaya menjaga kelancaran mobilitas nasional selama periode Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

“Pemberlakuan kembali diskon tarif tol sebesar 20 persen mulai hari ini, Rabu (31/12), merupakan bagian dari komitmen Jasa Marga untuk memberikan manfaat langsung kepada pengguna jalan dengan meringankan biaya perjalanan. Diskon tarif tol ini berlaku untuk kedua arah perjalanan bagi semua golongan kendaraan untuk pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dengan menggunakan kartu tol elektronik,” ucap Rivan.

Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, serta memperhatikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik. Untuk kelancaran transaksi, pengguna jalan tol diimbau menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat tapping di gerbang tol masuk dan keluar, khususnya pada ruas tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Tol Cipularang, Padaleunyi, dan Jalan Tol JORR II.

Informasi terkini seputar kondisi lalu lintas di ruas tol Jasa Marga Group wilayah Jabodetabek dan Bandung dapat diakses melalui kanal informasi resmi Jasa Marga, antara lain Instagram @official.jmmetropolitan, aplikasi Travoy, situs www.jasamarga.com, serta One Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor 14080. (San)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *