Film Na Willa Disiapkan Jadi Tontonan Keluarga Lebaran, Didukung Kementerian Ekraf

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) bersama Visinema Studios memperkuat ekosistem perfilman nasional melalui pemutaran film Na Willa.

FACEINDONESIA.CO.ID – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) bersama Visinema Studios memperkuat ekosistem perfilman nasional melalui pemutaran film Na Willa.

Langkah ini menjadi bagian dari dukungan Pemerintah terhadap industri film sebagai subsektor strategis.

Bacaan Lainnya

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menilai kekuatan film tidak selalu terletak pada skala besar. Cerita sederhana justru dinilai mampu menghadirkan kedekatan emosional dengan penonton.

“Cerita tentang keberagaman Indonesia tidak selalu harus besar dan megah,” ujar Irene Umar dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Ia juga mengapresiasi kualitas visual film yang dinilai digarap dengan detail. Elemen artistik disebut mampu membangun pengalaman menonton yang kuat.

“Saya sangat mengapresiasi bagaimana setiap elemen di film ini dipikirkan dengan sangat detail,” tambahnya.

Adapun pemutaran terbatas digelar di Plaza Indonesia XXI, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang apresiasi terhadap karya film yang mengangkat cerita sederhana dengan pendekatan artistik.

Film Na Willa disutradarai Ryan Adriandhy dan diproduksi Visinema Studios. Film ini mengangkat kisah anak perempuan berusia enam tahun di Surabaya pada era 1960-an.

Produser Eksekutif sekaligus CEO Visinema Studios Herry B. Salim mengatakan film ini menghadirkan cerita yang hangat dan dekat dengan kehidupan. Film diharapkan mampu memberi pengalaman emosional bagi penonton.

“Na Willa bukan sekadar tontonan, tapi sebuah undangan untuk mengingat kembali hangatnya keluarga,” ujar Herry B. Salim.

Ia menambahkan film ini diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo. Cerita disampaikan dari sudut pandang anak dengan pendekatan sederhana dan imajinatif.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda berharap semakin banyak film dengan nilai positif hadir di Indonesia. Film dinilai tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membawa pesan kehidupan.

“Harapannya semakin banyak film seperti Na Willa yang membawa cerita dan nilai setelah ditonton,” ujarnya.

Sutradara sekaligus penulis Ryan Adriandhy menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah. Ia berharap film ini menjadi pilihan keluarga saat Lebaran.

“Harapannya, Na Willa bisa menjadi film yang menemani keluarga Indonesia di momen Lebaran,” ujarnya.

Pemutaran ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan lintas sektor. Di antaranya Utusan Khusus Presiden Ahmad Ridha Sabana serta sejumlah wakil menteri terkait.

Kegiatan ini diharapkan mendorong kolaborasi antara pemerintah dan industri kreatif. Penguatan ekosistem perfilman nasional menjadi fokus untuk meningkatkan kualitas dan daya saing karya film Indonesia. (Fjr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *