BSI Gandeng NU Kelola 14 Ribu Pesantren

FACEINDONESIA.CO.ID- PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI memperkuat kolaborasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) untuk meningkatkan literasi serta penetrasi keuangan syariah di Indonesia.

Hingga kini, BSI tercatat mengelola lebih dari 14 ribu pesantren di seluruh Indonesia. Sekitar 23,9 persen di antaranya berada di Jawa Timur, yang menjadi salah satu wilayah dengan basis pesantren terbesar di Tanah Air.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, kolaborasi dengan NU menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah sekaligus mendorong pesantren semakin mandiri secara ekonomi.

“Terutama melalui peningkatan literasi keuangan syariah di pesantren dan masyarakat serta pemanfaatan produk dan kanal digital perbankan syariah,” ujar Anggoro dalam keterangan resminya, Jumat (28/8/2026).

BSI juga mendorong penguatan peran strategis NU melalui pengembangan ekosistem kelembagaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta penguatan ekosistem pesantren.

Kerja sama tersebut mencakup dukungan pembiayaan produktif bagi UMKM, komunitas dan pesantren, pendampingan usaha, peningkatan kapasitas, digitalisasi layanan pesantren, hingga pengembangan ekonomi yang inklusif.

Menurut Anggoro, sinergi dengan NU diharapkan mampu memperluas manfaat ekonomi syariah sekaligus mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.

“Sejalan dengan momentum Muktamar NU ke-35, kami menyampaikan selamat dan apresiasi kepada NU atas terselenggaranya forum penting tersebut,” katanya.

Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, NU dinilai memiliki posisi strategis dalam mendorong kemajuan umat dan pertumbuhan ekonomi nasional.

BSI pun terus memperluas literasi dan layanan keuangan syariah di lingkungan pesantren. Sejumlah layanan disiapkan untuk membantu pesantren meningkatkan pengelolaan keuangan dan aktivitas ekonomi.

Di antaranya melalui pemanfaatan cash management, BSI Agen untuk mendukung aktivitas ekonomi di tingkat lokal, serta Byond by BSI sebagai platform mobile banking yang memberikan kemudahan akses layanan perbankan secara digital bagi civitas pesantren.

Dengan penguatan tersebut, BSI berharap pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga berkembang menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Pesantren juga menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional,” pungkas Anggoro.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *