FACEINDONESIA.CO.ID- PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS) bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperkuat dukungan pemulihan bagi warga Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang terdampak kebakaran pada Agustus 2026.
Dukungan diberikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), mulai dari bantuan untuk menghidupkan kembali aktivitas usaha, pemeriksaan kesehatan gratis hingga pembayaran klaim asuransi bagi nasabah BRINS yang menjadi korban kebakaran.
Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material sekaligus mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat. Para pengrajin Desa Adat Sade yang selama ini menggantungkan penghasilan keluarga dari kegiatan produksi turut merasakan dampaknya.
Perwakilan warga Desa Adat Sade, Seman Diiarta, mengatakan musibah tersebut meninggalkan kerugian besar. Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan parah sehingga aktivitas sehari-hari dan usaha masyarakat ikut terhenti.
Menurutnya, dukungan yang diberikan BRINS dan PNM sangat berarti bagi warga untuk kembali menata kehidupan sekaligus memulai kembali kegiatan ekonomi.
Direktur Utama BRINS Budi Legowo bersama Direktur Utama PNM Kindaris hadir langsung menyapa masyarakat dan meninjau bantuan pemulihan yang disalurkan.
Kindaris menegaskan, proses pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan sementara. Masyarakat juga perlu mendapatkan dukungan agar dapat kembali produktif dan membangun sumber penghidupan.
Sebagai bagian dari pemulihan ekonomi, BRINS dan PNM menyerahkan lima alat tenun serta lima mesin jahit industrial kepada warga Desa Adat Sade.
Bantuan tersebut diharapkan membantu para pengrajin kembali berproduksi dan mengembangkan usaha. Selain menjadi sumber pendapatan, kerajinan tenun dan jahit juga merupakan bagian penting dari kekayaan budaya masyarakat Sade.
Selain bantuan ekonomi, BRINS dan PNM turut memberikan perhatian terhadap kesehatan warga. Sebanyak 150 warga dan 50 anak-anak mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
BRINS juga membayarkan klaim asuransi kepada nasabah yang terdampak kebakaran. Pembayaran klaim tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mendukung masyarakat dalam memulai kembali aktivitas usaha.
Budi Legowo mengatakan, perlindungan asuransi tidak hanya memberikan rasa aman sebelum risiko terjadi, tetapi juga memiliki peran penting dalam proses pemulihan ketika masyarakat menghadapi musibah.
Melalui pembayaran klaim dan kolaborasi TJSL bersama PNM, BRINS berharap warga Desa Adat Sade dapat kembali menjalankan aktivitas usaha dan menata kehidupan secara bertahap.
Kolaborasi BRINS dan PNM ini sekaligus menjadi bentuk komitmen dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat, memberikan perlindungan, serta mendorong pemulihan ekonomi warga yang terdampak bencana.
Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat kebangkitan masyarakat Desa Adat Sade sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi dampak kebakaran.(ZID)






