FACEINDONESIA.CO.ID- Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Bank BJB memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Jawa Barat.
Kolaborasi tersebut dilakukan melalui sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat Kabupaten Subang, Senin (5/10/2026).
Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan, sinergi dengan Bank BJB menjadi langkah penting untuk memperluas akses kepemilikan rumah subsidi bagi MBR.
“Bank BJB merupakan salah satu mitra strategis BP Tapera dalam memperluas akses pembiayaan rumah subsidi FLPP. Sinergi ini menjadi bagian penting untuk menjawab tantangan kepemilikan rumah, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Heru.
BP Tapera mencatat, penyaluran FLPP sepanjang 2026 telah mencapai 166.938 unit rumah dengan nilai Rp20,79 triliun. Jawa Barat menjadi provinsi dengan penyaluran tertinggi, yakni 39.140 unit rumah.
Heru menyebut tantangan kepemilikan rumah di Jawa Barat masih cukup besar. Berdasarkan data backlog 2026, terdapat 2.025.120 rumah tangga atau 14,21 persen yang belum memiliki rumah.
Sementara di Kabupaten Subang, backlog kepemilikan rumah mencapai 17.980 rumah tangga atau 3,76 persen.
Untuk mengatasi kebutuhan tersebut, pemerintah memperkuat sejumlah kebijakan sektor perumahan, antara lain meningkatkan kuota FLPP menjadi 350 ribu unit pada 2026, relaksasi SLIK OJK, pembebasan pajak PBG dan BPHTB, serta memperluas tenor KPR rumah subsidi hingga 40 tahun.
Dalam penyaluran FLPP secara nasional, Bank BJB telah menyalurkan 17.154 unit rumah dengan nilai Rp2,1 triliun. Khusus Jawa Barat, penyalurannya mencapai 1.099 unit rumah senilai Rp133 miliar.
Sejak 2016, Bank BJB juga mencatat penyaluran KPR rumah subsidi sebesar Rp5,3 triliun kepada 42.600 debitur.
Selain itu, Bank BJB menjadi salah satu penyalur Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), dengan target lebih dari 49.000 penerima manfaat di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat pada 2026.
Di Kabupaten Subang, realisasi penyaluran FLPP telah mencapai 1.115 unit rumah. Dari sisi pasokan, tersedia 1.678 unit rumah, terdiri dari 127 unit siap huni, 29 unit dalam pembangunan, dan 1.360 unit dalam tahap kavling.
BP Tapera, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Bank BJB, serta pemangku kepentingan terkait terus memperkuat penyediaan hunian layak dan terjangkau untuk mendukung keberhasilan Program 3 Juta Rumah.(SAN)






