BAZNAS dan Pemuda Masjid Perkuat Sinergi

FACEINDONESIA.CO.ID- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Pemuda Masjid Dunia memperkuat sinergi dalam pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan dakwah berbasis masjid.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (23/10/2026), yang dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Deputi Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI Imdadun Rahmat, serta Presiden Pemuda Masjid Dunia Said Aldi Al Idrus beserta jajaran.

Bacaan Lainnya

Sodik menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, sejumlah program BAZNAS dan Pemuda Masjid Dunia memiliki kesamaan tujuan sehingga dapat dikembangkan untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, BAZNAS memiliki 13 program unggulan, termasuk pengentasan kemiskinan, Mualaf Center, dan program dakwah khusus yang dapat menyasar wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), masyarakat adat, serta daerah yang membutuhkan penguatan pendidikan keagamaan.

“Kami berharap sejumlah program 13 Unggulan BAZNAS ini dapat mendorong kerja sama dengan Pemuda Masjid Dunia untuk kemajuan umat. Apabila persoalan ekonomi umat dapat diselesaikan, banyak persoalan lainnya akan lebih mudah diatasi,” ujar Sodik.

Ia menegaskan, BAZNAS berkomitmen mengelola dana zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) secara optimal, terarah, dan berkelanjutan agar manfaatnya semakin luas.

Deputi BAZNAS RI Imdadun Rahmat menambahkan, sinergi tersebut juga diharapkan mendorong perluasan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid-masjid yang berada dalam cakupan Pemuda Masjid Dunia.

Presiden Pemuda Masjid Dunia Said Aldi Al Idrus menyatakan kesiapan organisasinya untuk berkolaborasi dalam program pengentasan kemiskinan, kebencanaan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dan dakwah.

“Kami siap berkolaborasi apabila terdapat program yang sejalan, baik dalam bidang kebencanaan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, maupun dakwah untuk memperluas manfaat bagi umat,” kata Said.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pemuda Masjid Dunia, Bustomi Muchtar, mengusulkan pembentukan food bank atau bank beras di masjid untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat miskin di sekitarnya.

Ia juga mendorong kerja sama dalam pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi imam masjid, serta penguatan legalitas dokumen tanah wakaf masjid dan musala guna memberikan kepastian hukum.

Melalui kolaborasi tersebut, BAZNAS dan Pemuda Masjid Dunia berharap masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah dan dakwah, tetapi juga berperan lebih besar dalam pemberdayaan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.(SAN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *