Astra dan BKKBN Cegah Stunting, 674 Keluarga di Sukabumi Terjangkau

FACEINDONESIA.CO.ID- PT Astra International Tbk bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN memperkuat upaya pencegahan stunting di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), sebanyak 674 keluarga atau 1.781 anggota keluarga di Desa Gedepangrango telah mendapatkan pendampingan kesehatan.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Astra dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi ibu dan anak, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah dan kader kesehatan desa.

Bacaan Lainnya

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, mengunjungi Desa Sejahtera Astra Gedepangrango pada Jumat (9/10/2026). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung pelaksanaan program pencegahan stunting yang didukung Astra.

Dalam kesempatan itu, Isyana mengapresiasi keterlibatan Astra sebagai orang tua asuh dalam program GENTING. Menurutnya, sinergi pemerintah dan sektor swasta menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia.

Ia berharap semakin banyak perusahaan yang terlibat dalam upaya pencegahan stunting agar manfaat program dapat menjangkau lebih banyak keluarga.

Dalam kunjungan tersebut, Isyana didampingi Head of Environment & Social Responsibility Astra, Diah Suran Febrianti, serta Penggerak Desa Sejahtera Astra Gedepangrango, Ending Khoerudin.

Rombongan meninjau sejumlah kegiatan kesehatan masyarakat, mulai dari pemberian bantuan gizi bagi balita dan ibu hamil, penguatan layanan Posyandu, hingga pendampingan keluarga oleh kader kesehatan.

Astra turut mendukung pemberian bantuan nutrisi bagi keluarga berisiko stunting. Bantuan tersebut berupa makanan siap santap dan bahan pangan yang disesuaikan dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan selama periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Selain pemenuhan gizi, program GENTING juga mencakup dukungan nonnutrisi, seperti perbaikan jamban, penyediaan air bersih, peningkatan kualitas rumah layak huni, serta edukasi mengenai pencegahan stunting dan pengasuhan balita.

Isyana juga mengunjungi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Sawo untuk melihat pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah keluarga penerima manfaat program GENTING.

Rombongan turut meninjau Wisata Legok Icak, salah satu destinasi wisata alam di Desa Gedepangrango. Di lokasi tersebut, mereka melihat aktivitas produksi gula aren dan kerajinan anyaman yang menjadi bagian dari pengembangan ekonomi masyarakat setempat.

Astra Perkuat Kader Kesehatan dan Layanan Posyandu

Program pemberdayaan masyarakat Astra di Desa Gedepangrango telah berjalan sejak 2021. Sejak Juni 2025, perusahaan memperkuat fokus pada layanan kesehatan melalui intervensi gizi, peningkatan kapasitas kader, pengembangan Posyandu ILP, serta pendampingan keluarga.

Sebanyak 55 kader kesehatan telah mengikuti asesmen 25 keterampilan dasar kader Posyandu. Seluruh peserta dinyatakan lulus dan memenuhi kompetensi tingkat Purwa, Madya, dan Utama yang diakui Kementerian Kesehatan.

Penguatan layanan kesehatan tersebut turut mendorong peningkatan kunjungan masyarakat ke Posyandu. Sejak penerapan Posyandu ILP pada September 2025, jumlah kunjungan meningkat dari 706 menjadi 795, atau naik sekitar 13 persen.

Layanan ini menjangkau berbagai kelompok usia, mulai dari remaja, orang dewasa, hingga lanjut usia.

Selain memperkuat pelayanan di Posyandu, Astra juga mendukung pendampingan kesehatan langsung ke rumah warga. Sepanjang April hingga Juni 2026, sebanyak 55 kader melakukan kunjungan rutin yang menjangkau 674 keluarga atau 1.781 anggota keluarga.

Program kunjungan rumah tersebut direncanakan berlanjut hingga Maret 2027 melalui dukungan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) Astra.

Executive in Charge Astra, Boy Gemino Kalauserang, mengatakan program Desa Sejahtera Astra tidak hanya berorientasi pada pengembangan ekonomi desa, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, masyarakat, dan keluarga perlu terus diperkuat agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Desa Sejahtera Astra Jangkau 3 Juta Penerima Manfaat

Program Desa Sejahtera Astra merupakan bagian dari kontribusi sosial berkelanjutan perusahaan yang berfokus pada empat bidang utama, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.

Hingga kini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 1.500 desa di 35 provinsi dengan total penerima manfaat lebih dari 3 juta orang.

Memasuki usia ke-70 dengan tema “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia”, Astra terus memperkuat kontribusinya dalam pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat.

Secara keseluruhan, Astra menyebut dampak ekonomi dan sosial perusahaan telah menjangkau lebih dari 16 juta orang, termasuk karyawan beserta keluarganya, pelanggan, dan penerima manfaat program pemberdayaan masyarakat.

Melalui kolaborasi bersama pemerintah dan masyarakat Desa Gedepangrango, Astra berkomitmen melanjutkan upaya peningkatan kesehatan keluarga sekaligus mengembangkan potensi ekonomi desa.

Langkah ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.(SAN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *