FACEINDONESIA.CO.ID- PT Astra International Tbk terus mendorong pengembangan potensi desa melalui pembangunan amphitheater di Desa Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur. Fasilitas berkapasitas sekitar 150 penonton ini diharapkan menjadi ruang pertunjukan seni tradisional sekaligus memperkuat daya tarik wisata budaya Osing dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Pembangunan amphitheater tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto bersama Kepala Desa Kemiren Mohammad Arifin pada Jumat (9/10/2026).
Amphitheater dirancang dengan panggung berbentuk setengah lingkaran dan dinding bata merah yang terinspirasi dari bentuk atap rumah adat Osing. Area penonton dilengkapi tribun bertingkat berbahan batu alam serta pepohonan di sekitarnya untuk menghadirkan suasana pertunjukan terbuka.
Nantinya, fasilitas ini dapat digunakan untuk berbagai kegiatan seni dan edukasi budaya, mulai dari Tari Gandrung, Jaran Goyang, hingga kesenian tradisional khas Banyuwangi lainnya.
Executive in Charge Astra Boy Gemino Kalauserang mengatakan, pembangunan amphitheater merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengembangkan potensi desa melalui program Desa Sejahtera Astra.
Menurutnya, kekayaan seni dan budaya lokal memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
Astra berharap amphitheater tersebut dapat menjadi ruang bagi warga untuk melestarikan budaya Osing sekaligus memperluas potensi pariwisata Desa Kemiren.
Penggerak Desa Sejahtera Astra Kemiren Mohammad Edy Saputro menyambut positif pembangunan fasilitas tersebut. Ia mengatakan, keberadaan amphitheater telah lama menjadi harapan masyarakat untuk memperkenalkan seni, tradisi, dan identitas budaya leluhur kepada wisatawan.
Astra Kembangkan Ekonomi Desa Wisata Kemiren
Astra telah mendampingi pengembangan Desa Sejahtera Astra Kemiren sejak 2024. Program ini mencakup empat bidang utama, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Berbagai kegiatan dilakukan melalui penguatan layanan Posyandu dan pendidikan anak usia dini (PAUD), pengelolaan sampah, pengembangan biogas, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Program tersebut telah menjangkau sekitar 300 warga dan mendorong berkembangnya aktivitas ekonomi berbasis wisata budaya.
Saat ini, terdapat 40 pelaku usaha lokal yang bergerak di bidang kuliner, kerajinan, dan kopi. Selain itu, sebanyak 40 anggota Pokdarwis terlibat dalam pengelolaan desa wisata dan pelestarian budaya Osing.
Pengembangan pariwisata tersebut turut memberikan dampak terhadap pendapatan masyarakat. Rata-rata pendapatan anggota Pokdarwis tercatat meningkat hingga 33 persen.
Melalui pembangunan amphitheater, Astra berharap semakin banyak wisatawan tertarik berkunjung ke Desa Kemiren. Peningkatan kunjungan diharapkan membuka peluang usaha baru dan memperkuat ekonomi masyarakat berbasis budaya lokal.
Astra Bina 10 Sekolah Dasar di Banyuwangi
Selain sektor pariwisata, Astra juga memperkuat kualitas pendidikan melalui Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA MDR) yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Kerja sama ini mencakup pembinaan terhadap 10 sekolah dasar di wilayah Desa Sejahtera Astra, terdiri dari dua sekolah di Desa Kemiren dan delapan sekolah di Desa Jambe Wangi.
Peresmian kerja sama dilaksanakan di Kantor Bupati Banyuwangi pada Sabtu (10/10/2026) dengan mengusung tema “Bersama Berkarya untuk Pendidikan yang Berdampak”.
Kepala SD Negeri 2 Kemiren Armulina menyambut baik program tersebut. Ia berharap pendampingan Astra dapat memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di desanya.
Ia menyebutkan, sekitar 75 persen siswa di sekolahnya berasal dari keluarga kurang mampu. Karena itu, program pembinaan sekolah tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi para siswa.
Desa Sejahtera Astra Raih Predikat Platinum ISDA 2026
Komitmen Astra dalam pemberdayaan masyarakat juga memperoleh apresiasi melalui penghargaan Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026. Program Desa Sejahtera Astra meraih predikat Platinum, penghargaan tertinggi dalam kategori penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) 8 yang berkaitan dengan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Penghargaan yang diselenggarakan Corporate Forum for Community Development (CFCD) tersebut diberikan kepada perusahaan dan organisasi yang berkontribusi terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan melalui program tanggung jawab sosial.
Desa Sejahtera Astra dinilai memberikan kontribusi melalui penguatan kelembagaan desa, pelatihan dan pendampingan masyarakat, dukungan infrastruktur, serta fasilitasi akses permodalan dan pemasaran.
Selain Astra, sejumlah entitas Grup Astra, termasuk PT Pamapersada Nusantara dan Yayasan Dharma Bhakti Astra, turut menerima penghargaan dalam ajang tersebut.
Menjelang usia ke-70 pada 20 Februari 2027, Astra terus memperluas program pemberdayaan masyarakat dengan mengusung tema “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia”.
Hingga kini, berbagai inisiatif Astra disebut telah memberikan manfaat kepada sedikitnya 16 juta orang. Khusus program Desa Sejahtera Astra, jangkauannya telah mencapai lebih dari 1.500 desa di 35 provinsi.
Melalui pengembangan wisata budaya, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan kewirausahaan, Astra berupaya mendorong kemandirian masyarakat sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.(ZID)






