FACEINDONESIA.CO.ID – Sebanyak 393 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 1 Embarkasi Banten (JKB-01) mengikuti simulasi keberangkatan secara menyeluruh di Asrama Haji Cipondoh, Banten, pada Kamis (4/2/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan final jemaah haji sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Simulasi ini juga menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya, pembagian Kartu Nusuk dilakukan secara langsung dari pihak Syarikah Al Bait kepada jemaah di dalam asrama.
Simulasi yang diterapkan telah dirancang sedemikian rupa untuk memastikan seluruh jemaah memahami alur keberangkatan. Jemaah melewati empat tahapan utama, yaitu:
- Kedatangan Jemaah: Jemaah haji tiba di Asrama Haji Cipondoh dan langsung diarahkan oleh petugas.
- Serah Terima: Prosesi serah terima jemaah dari petugas daerah kepada PPIH Embarkasi.
- Pengecekan Kesehatan: Pemeriksaan kesehatan akhir untuk memastikan fisik jemaah siap melakukan perjalanan jauh.
- Pembagian Dokumen & Bekal: Jemaah menerima kelengkapan dokumen mulai dari paspor, gelang identitas, living cost, hingga Kartu Nusuk.
Setelah menyelesaikan seluruh proses administrasi tersebut, para jemaah diarahkan menuju kamar masing-masing untuk beristirahat sebelum jadwal keberangkatan resmi.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan terkait dari Direktorat Jenderal Pelayanan Haji (Ditjen PH) Kemenhaj RI, diantaranya Kabag Umum Ditjen Pelayanan Haji, Kasubdit Akomodasi dan Konsumsi Ditjen Pelayanan Haji Dalam Negeri, serta Kasubdit Transportasi Ditjen Pelayanan Haji Dalam Negeri.
Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memantau kelancaran skema keberangkatan jemaah haji dari Asrama Haji Cipondoh sekaligus menegaskan komitmen kementerian dalam memastikan inovasi pelayanan, terutama terkait distribusi kartu Nusuk, dapat berjalan efisien dan tepat sasaran bagi jemaah Embarkasi Banten (JKB).
Simulasi Pembagian Kartu Nusuk
Kartu Nusuk yang secara langsung dibagikan oleh Syarikah Al Bait merupakan langkah progresif untuk memudahkan jemaah saat berada di Masyair nanti.
Dengan skema ini, jemaah haji yang berangkat dari Cipondoh dipastikan sudah memegang akses digital resmi sejak dari Tanah Air. (San)





