FACEINDONESIA.CO.ID – PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui partisipasinya dalam Jogja Financial Festival 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Askrindo menghadirkan edukasi asuransi yang dikemas secara interaktif, sederhana, dan mudah dipahami, terutama untuk generasi muda serta masyarakat umum.
Program ini juga didukung oleh IFG Group melalui berbagai aktivitas edukatif di booth literasi keuangan.
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi asuransi tercatat meningkat menjadi 45,45 persen, sementara inklusi asuransi mencapai 28,50 persen. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan finansial.
Direktur Utama Askrindo, M. Fankar Umran, menyampaikan bahwa edukasi asuransi harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat agar mudah dipahami.
“Edukasi asuransi perlu disampaikan secara sederhana dan relevan agar dapat diterima seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda,” ujarnya.
Askrindo juga memperkenalkan berbagai produk asuransi mikro seperti Asuransi Kecelakaan Diri, Asuransi Mikro Usahaku, dan Asuransi Mikro Rumahku yang dirancang dengan premi terjangkau dan manfaat dasar perlindungan risiko.
Selain booth interaktif, Askrindo turut mengadakan sesi talkshow untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan risiko dan perencanaan keuangan sejak dini.
Melalui partisipasi ini, Askrindo berharap dapat memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya asuransi serta mendukung peningkatan inklusi keuangan di Indonesia. (San)





