FACEINDONESIA.CO.ID-PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat budaya keselamatan di lingkungan pelabuhan dengan melibatkan pelaku UMKM dan mitra kerja.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), ASDP memberikan pelatihan dan edukasi Awareness Safety, Security, and Service (3S) kepada 22 UMKM dan mitra. Kegiatan berlangsung pada 2-3 Oktober 2026 di Sosoro Mall, Merak, Banten.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan mendorong penerapan prinsip Safety, Security, and Service secara konsisten di lingkungan pelabuhan.
Menurut Heru, keselamatan dan kesehatan kerja bukan sekadar aturan, tetapi harus menjadi kebiasaan dalam setiap aktivitas.
“Setiap orang yang bekerja di lingkungan pelabuhan perlu memahami potensi bahaya, menggunakan perlengkapan yang sesuai, serta mematuhi ketentuan keselamatan agar dapat bekerja dengan aman dan pulang dengan selamat,” ujar Heru, Rabu (7/10/2026).
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai identifikasi risiko, penerapan prosedur keselamatan, serta pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan tertib.
ASDP juga memberikan sertifikat pelatihan Awareness 3S sebagai bentuk apresiasi kepada peserta. Sertifikat diserahkan Komisaris ASDP Siti Ariani Muflikhah dalam rangkaian acara Siger Sound Project, Sabtu (3/10/2026).
Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) memiliki keterkaitan erat dengan prinsip 3S. Keselamatan menjadi fondasi untuk menciptakan operasional yang aman sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.
“3S bukan hanya menjadi tanggung jawab insan ASDP, tetapi perlu menjadi budaya bersama seluruh pihak yang beraktivitas di lingkungan pelabuhan. Dengan memahami risiko, menjaga keamanan, dan menjalankan peran dengan baik, akan tercipta ekosistem pelabuhan yang lebih aman, tertib, dan memberikan pelayanan optimal,” kata Windy.
Edukasi K3 tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi ASDP dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya melalui penciptaan lingkungan kerja yang aman serta peningkatan kapasitas UMKM dan mitra.
Ke depan, ASDP berkomitmen memperkuat budaya 3S dengan melibatkan seluruh unsur ekosistem pelabuhan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman keselamatan sekaligus membangun kebiasaan bersama demi menciptakan pelabuhan yang aman, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa.(ZID)






