FACEINDONESIA.CO.ID – Ramadhan adalah bulan ampunan, rahmat, dan pembebasan dari api neraka. Di bulan yang mulia ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.
Salah satu dzikir yang banyak diamalkan saat Ramadhan berisi rangkaian kalimat tauhid, istighfar, permohonan surga, perlindungan dari neraka, hingga doa memohon ampunan.
Lafal Dzikir Ramadhan
Berikut bacaan dzikir yang dianjurkan diamalkan di bulan suci:
أشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ ، أَسْتَغْفِرُ اللَّهُ أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي يَا كَرِيمُ
Artinya:
“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, aku memohon ampun kepada Allah, aku memohon kepada-Mu Surga dan berlindung kepada-Mu dari Neraka. Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, Engkau mencintai ampunan, maka ampunilah aku wahai Dzat Yang Maha Pemurah.”
Mengandung Tauhid, Istighfar dan Doa Utama Ramadhan
Dzikir ini mencakup inti ajaran Islam:
- Syahadat sebagai penegasan tauhid
- Istighfar sebagai bentuk pengakuan dosa dan permohonan ampun
- Permohonan surga dan perlindungan dari neraka
- Doa “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni” yang masyhur dibaca terutama pada malam-malam terakhir Ramadhan
Doa terakhir tersebut dikenal luas sebagai doa yang dianjurkan untuk dibaca pada malam Lailatul Qadar, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW.
Waktu Terbaik Membaca Dzikir Ini
Dzikir Ramadhan ini dapat dibaca kapan saja, terutama pada:
- Setelah sholat fardhu
- Saat menunggu waktu berbuka
- Setelah sholat Tarawih
- Di waktu sahur
- Pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir
Semakin sering dibaca dengan penuh kesadaran dan kekhusyukan, semakin besar harapan terkabulnya doa dan ampunan dari Allah SWT.
Momentum Membersihkan Hati di Bulan Suci
Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga bulan penyucian jiwa. Dzikir menjadi cara sederhana namun sangat kuat untuk membersihkan hati, menenangkan pikiran, dan mendekatkan diri kepada Allah.
Dengan memperbanyak kalimat tauhid dan istighfar, umat Islam diharapkan dapat menjalani Ramadhan dengan lebih khusyuk dan penuh makna.
Semoga Allah SWT menerima setiap dzikir dan doa kita, serta menjadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik. (San)





