FACEINDONESIA.CO.ID- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerima hibah lahan seluas 3 hektare dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) untuk pembangunan Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Hibah senilai Rp980,32 juta tersebut diharapkan memperkuat layanan pembinaan dan peningkatan kompetensi guru di wilayah Kalimantan Utara.
Penyerahan hibah ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) secara daring pada Selasa (20/10/2026), dari Kantor Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta.
Lahan seluas 30.000 meter persegi itu berada di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM), Tanjung Selor. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas dan profesionalitas guru serta tenaga kependidikan.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang beserta jajaran Pemprov Kaltara atas dukungan dalam meningkatkan layanan pendidikan.
Menurut Suharti, keberadaan kantor GTK di Kalimantan Utara diharapkan dapat mengoptimalkan program pembinaan, pengembangan kompetensi, serta peningkatan profesionalitas guru dan tenaga kependidikan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi strategis bagi masa depan daerah dan bangsa. Pembangunan daerah, kata dia, tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan sumber daya alam, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia.
“Pemerataan kualitas pendidikan harus menjadi komitmen bersama. Kita harus memastikan bahwa anak-anak di kawasan perkotaan, pedalaman, pulau-pulau terluar, hingga garis perbatasan memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang bermutu,” tegas Zainal.
Ia menambahkan, guru dan tenaga kependidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Karena itu, hibah lahan tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi pembangunan fasilitas kelembagaan yang representatif dan modern untuk mendukung pengembangan kompetensi pendidik.
“Penyerahan hibah ini bukan hanya prosesi administratif pengalihan aset daerah, melainkan bentuk keseriusan kami dalam menyiapkan fondasi kelembagaan pendidikan yang kokoh,” ujarnya.
Penandatanganan NPHD dan BAST turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala, Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Temu Ismail, serta sejumlah pejabat Kemendikdasmen dan Pemprov Kaltara.
Melalui kerja sama ini, Kemendikdasmen dan Pemprov Kalimantan Utara berkomitmen memperkuat sinergi dalam meningkatkan layanan bagi guru dan tenaga kependidikan. Langkah tersebut diharapkan mendukung pemerataan pendidikan bermutu, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedalaman, kepulauan, dan perbatasan Indonesia.(ZID)






