BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses KPR Pekerja

FACEINDONESIA.CO.ID-BPJS Ketenagakerjaan berkolaborasi dengan PT Gapura Angkasa menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan untuk memperluas akses pembiayaan rumah bagi pekerja. Kegiatan yang berlangsung di Jakarta, Rabu (21/10/2026), ini diharapkan membantu peserta memiliki hunian yang layak dan nyaman.

Program tersebut merupakan bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui manfaat tambahan di luar perlindungan jaminan sosial.

Bacaan Lainnya

Pekan MLT Perumahan digelar serentak di 11 kantor wilayah BPJS Ketenagakerjaan pada 19–23 Oktober 2026. Di wilayah DKI Jakarta, kegiatan di PT Gapura Angkasa dibuka oleh Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Trisna Sonjaya bersama Direktur Human Capital PT Gapura Angkasa Anak Agung Made Hardika dan Direktur Operasional Ruli Wijaya.

Trisna mengatakan, fasilitas MLT Perumahan merupakan wujud komitmen BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan Value Beyond Protection, yakni manfaat yang lebih luas untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

“Melalui MLT Perumahan, kami ingin membantu para pekerja mewujudkan impian memiliki rumah sendiri,” ujar Trisna.

Melalui program ini, peserta berkesempatan mengakses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga Rp500 juta, Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) hingga Rp150 juta, serta Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) hingga Rp200 juta. Tersedia pula Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja (FPPP) bagi pengembang yang memenuhi ketentuan.

Untuk memperoleh fasilitas tersebut, peserta harus terdaftar dalam program Jaminan Hari Tua (JHT) minimal satu tahun, berstatus aktif, tertib membayar iuran, serta memenuhi persyaratan kelayakan kredit dari bank penyalur. Khusus KPR dan PUMP, pembiayaan ditujukan untuk kepemilikan rumah pertama.

Dalam kegiatan ini, pekerja juga dapat berkonsultasi langsung dengan BPJS Ketenagakerjaan dan bank mitra, termasuk Bank BJB, mengenai persyaratan, simulasi angsuran, hingga proses pengajuan pembiayaan.

Direktur Human Capital PT Gapura Angkasa Anak Agung Made Hardika menyambut positif program tersebut karena perumahan merupakan salah satu kebutuhan primer karyawan.

Menurutnya, layanan MLT dapat menjadi salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap kesejahteraan karyawan sekaligus memperluas akses kepemilikan rumah.

Hingga September 2026, BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan pembiayaan MLT sebesar Rp2,22 triliun untuk 1.026 unit melalui fasilitas KPR, PUMP, dan PRP. Program tersebut juga melibatkan 124 perusahaan pengembang yang membangun 14.087 unit rumah. Capaian DKI Jakarta tercatat sebagai yang tertinggi secara nasional.

Trisna menegaskan, kerja sama dengan perusahaan dan perbankan akan terus diperkuat agar semakin banyak peserta memahami serta memanfaatkan fasilitas pembiayaan perumahan.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Ady Hendratta mengimbau pekerja untuk aktif mencari informasi dan berkonsultasi dengan BPJS Ketenagakerjaan maupun bank mitra agar dapat memanfaatkan program MLT sesuai persyaratan.

Melalui perluasan sosialisasi dan kolaborasi, BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak pekerja memperoleh kesempatan memiliki rumah yang layak dan terjangkau bagi keluarganya.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *