Pramono Targetkan Bank Jakarta dan PAM Jaya IPO, Pemprov Tetap Mayoritas

FACEINDONESIA.CO.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni Bank Jakarta dan PAM Jaya, melantai di bursa saham melalui mekanisme Initial Public Offering (IPO). Meski membuka peluang bagi masyarakat untuk memiliki saham, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dipastikan tetap menjadi pemegang saham mayoritas.

Pramono menegaskan, rencana IPO kedua BUMD tersebut tidak akan mengurangi kendali Pemprov DKI Jakarta terhadap pengelolaan maupun pengambilan keputusan perusahaan.

Bacaan Lainnya

“Untuk IPO, baik Bank Jakarta maupun PAM Jaya, dua-duanya DKI harus mayoritas. Ketentuan ini diatur dalam Perda yang kita usulkan, sehingga tidak ada ruang pengalihan pengelolaan atau kewenangan kepada pihak lain,” ujar Pramono saat meninjau pembangunan jalan tembus Pulogadung–Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (9/10/2026).

Menurut Pramono, pengaturan melalui Peraturan Daerah (Perda) menjadi salah satu upaya untuk memastikan kepemilikan mayoritas tetap berada di tangan Pemprov DKI Jakarta.

Melalui langkah tersebut, pemerintah daerah ingin membuka kesempatan bagi publik untuk berpartisipasi dalam kepemilikan saham sekaligus mendorong peningkatan transparansi dan tata kelola perusahaan.

Rencana IPO Bank Jakarta dan PAM Jaya diharapkan dapat memperkuat pengembangan kedua BUMD tersebut. Namun, Pemprov DKI Jakarta tetap mempertahankan kendali utama agar pengelolaan perusahaan berjalan sesuai kepentingan daerah dan kebutuhan masyarakat.

Dengan skema tersebut, keterlibatan investor publik diharapkan dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga peran strategis Pemprov DKI Jakarta dalam pengelolaan layanan keuangan dan penyediaan air bersih bagi warga Ibu Kota.(SAN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *