FACEINDONESIA.CO.ID-Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meminta Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) memberikan kepastian lahan untuk mendukung program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Maruarar berharap Kepala BRAN Komjen Dedi Prasetyo yang baru dilantik dapat membantu menyelesaikan persoalan pertanahan, termasuk konflik agraria antara masyarakat dengan korporasi maupun badan usaha milik negara (BUMN).
“Dari dulu saya cuma minta satu saja, soal lahan. Sebagai salah satu isu yang terpenting untuk menyiapkan masalah perumahan,” ujar Maruarar seusai menghadiri pelantikan sejumlah menteri dan pejabat setingkat menteri di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Menurut pria yang akrab disapa Ara itu, BRAN perlu menetapkan lokasi dan luas lahan secara jelas untuk pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kepastian tersebut juga diperlukan untuk menyelesaikan persoalan lahan negara yang dikuasai pihak ketiga.
“Dijelaskan saja, di sini daerah untuk rumah subsidi, berapa hektare, dan membantu menyelesaikan lahan negara yang dikuasai pihak ketiga. Saya pikir itu saja, jadi ada kepastian hukum untuk program 3 juta rumah,” katanya.
Ara menilai, kepastian lahan akan memberikan manfaat bagi masyarakat, pengembang perumahan, dan perbankan. Selain itu, penataan kawasan dapat dilakukan lebih terarah sesuai peruntukannya.
Ia juga mendorong penyediaan informasi tata ruang yang transparan dan mudah diakses publik. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui lokasi yang diperuntukkan bagi kawasan industri, perumahan komersial, maupun rumah subsidi.
“Kalau baca Google, orang jelas di mana membangun. Kawasan industri di sini, rumah komersial di sini, rumah subsidi di sini. Itu yang dibutuhkan,” jelasnya.
Ara berharap kepastian hukum dan keterbukaan informasi pertanahan dapat menciptakan ekosistem perumahan yang sehat sekaligus mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto melantik Komjen Dedi Prasetyo sebagai Kepala BRAN di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Sebelumnya, Dedi menjabat Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri).(DRI)






