FACEINDONESIA.CO.ID- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney di Toronto, Kanada, Selasa (15/9/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama ekonomi dan investasi Indonesia-Kanada.
Pertemuan berlangsung di sela Canada Investment Summit yang pertama. Salah satu agenda yang dibahas adalah percepatan implementasi Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA).
Airlangga mengapresiasi penyelesaian proses ratifikasi ICA-CEPA di kedua negara. Dia berharap perjanjian tersebut segera berlaku efektif sehingga dapat membuka peluang baru bagi perdagangan dan investasi Indonesia-Kanada.
“Indonesia siap menjadi mitra strategis Kanada dan terbuka untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor unggulan kedua negara,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9/2026).
Setelah berlaku efektif, ICA-CEPA diharapkan dapat dimanfaatkan pelaku usaha kedua negara, khususnya di sektor ketahanan pangan, energi dan mineral kritis.
Dalam pertemuan tersebut, Airlangga dan Carney juga membahas posisi Indonesia sebagai negara dengan perekonomian terbesar di ASEAN. Posisi ini dinilai dapat menjadi modal untuk memperkuat kemitraan Kanada di kawasan Indo-Pasifik.
Di sektor pangan dan energi, kedua pihak menjajaki peluang investasi, termasuk potash untuk mendukung kebutuhan pupuk nasional. Pembahasan juga mencakup kerja sama minyak dan gas untuk memperkuat ketahanan energi.
Sementara di sektor mineral kritis, Indonesia dan Kanada membahas penguatan rantai pasok yang aman dan berkelanjutan. Kedua negara diketahui memiliki kepentingan dalam pengembangan mineral kritis.
Indonesia juga menyampaikan harapan agar kerja sama energi nuklir terus dikembangkan, termasuk pengembangan ekosistem Small Modular Reactor (SMR) sebagai bagian dari strategi ketahanan energi jangka panjang.
Pertemuan Airlangga dan Carney berlangsung menjelang peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Kanada pada 2027. Pemerintah berharap momentum tersebut semakin memperkuat kemitraan kedua negara.
Duta Besar Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab turut hadir. Selanjutnya, hasil pembahasan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan otoritas Kanada di Ottawa agar berbagai komitmen kerja sama dapat diwujudkan dalam program konkret.(DRI)






