Pelindo Multi Terminal Dukung Hilirisasi Nikel

FACEINDONESIA.CO.ID- PT Pelindo Multi Terminal memastikan kesiapan layanan operasional di Pelabuhan Kendari, Sulawesi Tenggara, untuk mendukung kelancaran rantai pasok industri nikel nasional.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut sinergi Pelindo dengan PT Indo Konstruksi Mineral (IKM) dalam pemanfaatan fasilitas pelabuhan untuk kegiatan penumpukan serta pelayanan bongkar muat bijih nikel (nickel ore) di Pelabuhan Kendari.

Bacaan Lainnya

Sebagai operator terminal nonpetikemas, Pelindo Multi Terminal memastikan fasilitas, proses pelayanan, dan standar operasional pelabuhan berjalan optimal untuk memenuhi kebutuhan industri mineral.

Direktur Utama Pelindo Multi Terminal Sugeng Mulyadi mengatakan, keberhasilan hilirisasi industri mineral tidak hanya membutuhkan fasilitas pengolahan, tetapi juga dukungan infrastruktur logistik yang mampu menjamin kelancaran arus barang.

“Sebagai anak usaha Pelindo yang mengoperasikan terminal nonpetikemas, Pelindo Multi Terminal memastikan layanan pelabuhan berjalan secara konsisten, andal, dan mampu menjawab kebutuhan industri strategis nasional, termasuk sektor nikel,” ujar Sugeng dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2026).

Menurutnya, dukungan terhadap industri nikel bukan sekadar aktivitas bongkar muat. Pelabuhan juga menjadi bagian penting dari rantai nilai industri nasional dengan memberikan kepastian layanan kepada pengguna jasa.

Karena itu, Pelindo Multi Terminal terus memperkuat kesiapan operasional melalui optimalisasi fasilitas, peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, serta penerapan standar keselamatan yang tinggi.

Dalam pelayanan di Pelabuhan Kendari, berbagai aspek operasional dipastikan berjalan sesuai standar, mulai dari kesiapan fasilitas terminal, koordinasi pelayanan, hingga penerapan prinsip HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).

Penguatan layanan logistik mineral di Pelabuhan Kendari juga sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendorong konsistensi layanan dan keandalan operasional.

Sugeng menambahkan, optimalisasi aset pelabuhan menjadi salah satu strategi Pelindo Multi Terminal untuk memperkuat daya saing logistik nasional. Dengan jaringan terminal nonpetikemas di berbagai wilayah Indonesia, perusahaan terus menghadirkan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan industri.

“Nikel merupakan salah satu komoditas strategis dalam pengembangan industri berbasis mineral Indonesia. Karena itu, dibutuhkan dukungan konektivitas logistik yang kuat dan berkelanjutan,” katanya.

Pelindo Multi Terminal berkomitmen menghadirkan layanan terminal nonpetikemas yang aman, efisien, dan berkelanjutan guna mendukung percepatan hilirisasi nikel serta pertumbuhan ekonomi Indonesia.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *