FACEINDONESIA.CO.ID- PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali meraih prestasi di ajang Indonesia QHSE & Sustainability Award (IQSA) 2026 yang digelar Business Asia Indonesia di Jakarta, Jumat (28/8/2026). Jasa Marga memborong tiga penghargaan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan melalui penerapan Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE) berbasis teknologi dan digitalisasi.
Dua penghargaan diraih dalam kategori korporasi, yakni The Best QHSE Digital Technology 2026 dan The Best QHSE Company Concerned 2026. Sementara itu, Risk & Quality, Health, Safety & Environment Group Head Jasa Marga, Devy Lusyana, meraih penghargaan The Best QHSE Leadership 2026 kategori individu.
Ketiga penghargaan tersebut diterima langsung oleh Devy Lusyana mewakili manajemen Jasa Marga.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, keselamatan bukan sekadar pemenuhan prosedur, tetapi telah menjadi bagian dari budaya kerja dan strategi perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan.
“Bagi Jasa Marga, keselamatan merupakan bagian dari budaya kerja dalam memberikan pelayanan prima kepada pengguna jalan. Kami membangun budaya keselamatan yang didukung kompetensi insan, kesiapan operasional, serta pemanfaatan teknologi dan digitalisasi,” ujar Rivan.
Menurutnya, penghargaan IQSA 2026 menjadi apresiasi bagi seluruh insan Jasa Marga sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan standar QHSE melalui inovasi dan digitalisasi.
Dalam penerapannya, Jasa Marga mengintegrasikan sumber daya manusia, proses kerja, dan teknologi dalam pengelolaan jalan tol. Sejumlah sistem yang digunakan antara lain TROOPS (Tollroad Real Time Operation Oversight Performance System), teknologi preservasi preventif Hawkeye, JIMMS (Jasamarga Integrated Maintenance Management System), serta Jasa Marga Tollroad Command Center untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time dan mempercepat respons terhadap potensi risiko.
Jasa Marga juga terus meningkatkan kompetensi dan kesadaran petugas guna memperkuat safety culture sekaligus menghadirkan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan.
Penghargaan IQSA 2026 diberikan berdasarkan penilaian komprehensif Dewan Juri dengan sejumlah indikator, termasuk Lost Time Injury Frequency Rate (LTI-FR), kepatuhan terhadap audit dan prosedur keselamatan kerja, serta berbagai inovasi dalam meningkatkan kinerja QHSE.
Mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional Menuju Keberlanjutan Ekonomi”, IQSA 2026 menekankan pentingnya penerapan kualitas, keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan dalam mendukung pembangunan industri berkelanjutan.
Chairman Business Asia Indonesia Juanda Jafar mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi bagi perusahaan yang menunjukkan komitmen nyata dalam penerapan QHSE dan budaya keselamatan kerja.
Jasa Marga berkomitmen menjadikan QHSE sebagai bagian dari transformasi perusahaan melalui penguatan budaya kerja, kompetensi SDM, layanan operasional, serta pemanfaatan teknologi. Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengelolaan jalan tol yang semakin andal, aman, dan berkualitas bagi seluruh pengguna jalan.(ZID)






