Kemendikdasmen Salurkan Rp305 Juta untuk Korban Gempa NTT

FACEINDONESIA.CO.ID-Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan santunan senilai total Rp305 juta kepada guru dan murid yang menjadi korban gempa bumi di Kabupaten Ngada dan Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan bagi keluarga korban sekaligus meringankan beban guru dan murid yang mengalami luka akibat gempa.

Bacaan Lainnya

Santunan duka sebesar Rp25 juta diberikan kepada korban meninggal dunia. Rinciannya, Rp10 juta untuk satu guru dan masing-masing Rp5 juta untuk tiga murid yang meninggal dunia.

Sementara itu, santunan bagi korban luka mencapai Rp280 juta, terdiri dari Rp270 juta untuk guru dan Rp10 juta untuk murid.

Bantuan tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat mengunjungi SD Inpres Ngelapadhi, Senin (24/8/2026).

Dalam kunjungan itu, Abdul Mu’ti juga berdialog dengan guru dan murid. Di tengah suasana pascagempa, para murid menyambut kedatangannya dengan menyanyikan lagu “Rukun Sama Teman”. Mendikdasmen pun ikut bernyanyi bersama mereka.

Abdul Mu’ti kemudian menanyakan cita-cita para murid. Salah seorang murid menjawab ingin menjadi anggota TNI.

“Terus semangat belajar, tidak menyerah, dan jangan takut untuk bercita-cita tinggi,” pesan Abdul Mu’ti.

Salah seorang guru korban gempa dari TKN Libunio, Maria Epivania Getrudis, turut menceritakan pengalamannya saat gempa terjadi. Ia bersama suaminya sedang tertidur sebelum terbangun akibat teriakan anggota keluarga.

“Kami langsung lari keluar. Kami tidak melihat lagi apa yang kami injak. Sempat jatuh karena ada tangga, tetapi tetap lari sekitar 100 meter sampai ke tempat kosong,” tutur Maria.

Maria mengaku hingga kini masih merasakan trauma akibat gempa. Getaran kecil terkadang membuatnya spontan khawatir gempa kembali terjadi.

Ia juga mengaku terharu dapat bertemu langsung dengan Mendikdasmen. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang terdampak gempa memberikan dukungan dan membantu mengurangi trauma.

Abdul Mu’ti memberikan apresiasi kepada para guru yang tetap menjalankan tugas meski berada dalam kondisi sulit pascagempa.

“Bapak/Ibu sudah menjadi guru yang hebat, membangkitkan semangat dan mencerdaskan anak-anak kita,” ujar Abdul Mu’ti.

Kehadiran Mendikdasmen juga mendapat apresiasi dari Bupati Ngada Raymundus Bena. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat kepada masyarakat, guru, murid, serta keluarga yang terdampak gempa di wilayahnya.(RDI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *