Jasa Marga Catat 178 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek H-3 Libur Kemerdekaan

FACEINDONESIA.CO.ID- PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 178.850 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-3 periode libur Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (14/8/2026). Jumlah tersebut meningkat 11,04 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Data tersebut merupakan akumulasi lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yakni GT Cikupa menuju Merak, GT Ciawi menuju Puncak, GT Cikampek Utama menuju Trans Jawa, dan GT Kalihurip Utama menuju Bandung.

Bacaan Lainnya

Dari total kendaraan tersebut, sebanyak 85.945 kendaraan atau 48,1 persen bergerak ke arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 51.393 kendaraan atau 28,7 persen menuju Barat (Merak), serta 41.512 kendaraan atau 23,2 persen menuju Selatan (Puncak).

Untuk arah Timur, lalu lintas menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama mencapai 42.746 kendaraan, naik 33,14 persen dari kondisi normal. Sementara menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama tercatat 43.199 kendaraan, meningkat 14,72 persen.

Dengan demikian, total kendaraan menuju Trans Jawa dan Bandung mencapai 85.945 kendaraan, atau naik 23,20 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Sementara itu, arus menuju Merak melalui GT Cikupa tercatat 51.393 kendaraan, turun 1,06 persen dari kondisi normal. Adapun kendaraan menuju Puncak melalui GT Ciawi mencapai 41.512 kendaraan, naik 5,47 persen.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, peningkatan mobilitas masyarakat pada H-3 libur Hari Kemerdekaan telah diantisipasi melalui kesiapan operasional di seluruh jaringan jalan tol Jasa Marga Group.

“Kami melihat adanya peningkatan mobilitas masyarakat menuju arah Timur, yaitu Trans Jawa dan Bandung. Seluruh layanan operasional Jasa Marga Group telah kami siagakan untuk memastikan perjalanan masyarakat pada libur Hari Kemerdekaan RI berjalan aman, nyaman, lancar dan berkeselamatan,” ujar Rivan.

Jasa Marga juga terus melakukan preservasi dan pemeliharaan rutin di sejumlah ruas tol dengan tetap memperhatikan keselamatan serta kelancaran lalu lintas.

Dalam pengelolaan lalu lintas, Jasa Marga menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas yang diterapkan secara situasional berdasarkan kondisi lapangan dan diskresi Kepolisian. Rekayasa tersebut antara lain contraflow, ramp metering, serta pengaturan arus kendaraan di sejumlah titik rawan kepadatan.

Selain itu, Jasa Marga memastikan kesiapan 62 rest area di jaringan Jasa Marga Group, yang terdiri dari 26 Travoy Rest dan 36 rest area mitra.

Pengguna jalan juga dapat memanfaatkan aplikasi Travoy untuk merencanakan perjalanan, memantau kondisi lalu lintas dan CCTV real time, mengecek tarif tol, serta mengetahui lokasi dan fasilitas rest area.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi tetap prima, kecukupan bahan bakar serta saldo kartu uang elektronik sebelum perjalanan. Pengguna juga diminta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.(ZID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *