FACEINDONESIA.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengajak Taruna Akademi Militer (Akmil) mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang adaptif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.
Pesan tersebut disampaikan AHY saat memberikan kuliah umum kepada Taruna Akmil tingkat I, II, dan III di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (11/7).
Kegiatan itu juga diikuti para taruna yang dalam waktu dekat akan dilantik menjadi perwira oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam paparannya, AHY menegaskan seorang perwira tidak cukup hanya memiliki kemampuan teknis militer.
Menurutnya, pemimpin masa depan juga harus memahami perubahan global, perkembangan teknologi, dinamika ekonomi, serta tantangan sosial yang memengaruhi ketahanan bangsa.
“Menjadi perwira bukan sekadar memperoleh pangkat atau jabatan. Menjadi perwira berarti siap mengambil keputusan yang menentukan keberhasilan tugas, keselamatan anggota, dan kehormatan satuan,” ujar AHY.
Sebagai alumnus Akmil, AHY mengaku memiliki ikatan emosional dengan Lembah Tidar. Karena itu, ia hadir bukan hanya sebagai menteri, tetapi juga sebagai senior yang ingin berbagi pengalaman kepada generasi penerus TNI Angkatan Darat.
AHY menilai Indonesia kini menghadapi era disrupsi teknologi, ketidakpastian global, dan persaingan antarnegara yang semakin ketat. Kondisi tersebut membutuhkan pemimpin yang disiplin, berani, adaptif, serta terus meningkatkan kemampuan.
“Dunia berubah sangat cepat. Karena itu, perwira masa depan harus menjadi pembelajar sepanjang hayat, adaptif terhadap perubahan, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegasnya.
Menurut AHY, masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan generasi muda yang saat ini ditempa di Akademi Militer.
Ia berharap para taruna mampu menjadi pemimpin yang siap menghadapi berbagai tantangan sekaligus menjaga kehormatan bangsa dan negara.(HER)





