FACEINDONESIA.CO.ID-Grab Indonesia bersama OVO dan OVO Finansial kembali memperkuat digitalisasi UMKM melalui program Kota Masa Depan: Berani Digital yang kali ini digelar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Program ini memberikan pelatihan, pendampingan usaha, hingga akses permodalan bagi puluhan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif agar lebih siap bersaing di era digital.
Head of Expansion Operations Territory Grab Indonesia, Yose Tireza Arizal, mengatakan pelatihan mencakup strategi pengembangan usaha, peningkatan visibilitas produk, literasi digital, hingga pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan produktivitas bisnis.
Selain itu, peserta juga mendapat edukasi pengelolaan keuangan dan akses pendanaan digital yang lebih inklusif untuk mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, sebanyak 25 UMKM terpilih akan memperoleh tambahan modal usaha melalui program GrabModal Mantul berdasarkan hasil seleksi dan penilaian performa bisnis.
Yose menegaskan, program ini merupakan komitmen jangka panjang Grab, OVO, dan OVO Finansial dalam mempercepat transformasi digital UMKM, khususnya di kota-kota kecil yang memiliki potensi ekonomi besar.
Sejauh ini, program Kota Masa Depan telah membantu lebih dari 200 ribu UMKM di berbagai daerah untuk masuk ke ekosistem digital.
Sementara sejak 2021, penyaluran pembiayaan melalui GrabModal by OVO Finansial telah mencapai lebih dari Rp6 triliun kepada ratusan ribu mitra usaha dan pengemudi.
Pemerintah Kota Banjarmasin menyambut baik program ini karena dinilai mampu membantu pelaku UMKM mengatasi tantangan seperti keterbatasan modal, literasi digital, dan akses pasar yang lebih luas.
Dengan pertumbuhan ekonomi Banjarmasin yang mencapai 5,66 persen pada 2025 dan lebih dari 26 ribu UMKM aktif, program ini diharapkan dapat mendorong daya saing usaha lokal sekaligus memperkuat perekonomian daerah.(BRA)





