BPDP Dorong UKMK Magelang Kembangkan Produk Turunan Sawit

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mengajak pelaku Usaha Kecil, Mikro, dan Koperasi (UKMK) di Magelang memanfaatkan peluang bisnis dari produk turunan kelapa sawit meski daerah tersebut bukan sentra produksi sawit. Dok. BPDP

FACEINDONESIA.CO.ID – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mengajak pelaku Usaha Kecil, Mikro, dan Koperasi (UKMK) di Magelang memanfaatkan peluang bisnis dari produk turunan kelapa sawit meski daerah tersebut bukan sentra produksi sawit.

Ajakan tersebut disampaikan dalam Workshop Pemberdayaan UKMK Magelang dan Promosi Sawit Baik 2026 bertema Inovasi Produk Turunan Sawit untuk Pelaku UKMK yang digelar di Magelang.

Bacaan Lainnya

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, mengatakan industri sawit membuka banyak peluang usaha baru. Menurutnya, ketersediaan bahan baku tidak lagi menjadi hambatan karena rantai pasok sawit nasional sudah terhubung.

BPDP menilai penguatan UKMK berbasis sawit dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Untuk mendukung hal tersebut, BPDP menjalankan program Inkubasi Bisnis UMKM Perkebunan yang mencakup pendampingan pengembangan produk, peningkatan kapasitas usaha, hingga perluasan akses pasar.

Selain itu, BPDP juga menyediakan pelatihan dan workshop pembuatan produk turunan sawit seperti sabun, kosmetik, hingga kerajinan, serta membuka akses promosi melalui pameran, etalase permanen di Gedung SMESCO Jakarta, dan katalog produk.

Sejumlah peserta program bahkan telah menembus pasar ekspor. Salah satunya pelaku usaha yang mengembangkan produk berbahan lidi sawit untuk pasar internasional.

Pemerintah daerah Magelang menyambut positif program tersebut. Produk turunan sawit dinilai dapat menjadi peluang usaha baru bagi UKMK karena dapat dijalankan dalam skala kecil hingga menengah tanpa memerlukan investasi besar.

Melalui kolaborasi ini, UKMK Magelang diharapkan mampu menjadi pelaku aktif dalam rantai industri sawit nasional dengan menghadirkan produk inovatif dan bernilai tambah.(DEN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *