FACEINDONESIA.CO.ID – Klinik Pratama Waluya Sejati Abadi di Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, tengah menuntaskan proses akreditasi sebagai syarat untuk menjadi mitra BPJS Kesehatan. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, klinik tersebut ditargetkan mulai melayani peserta BPJS dalam waktu sekitar satu setengah bulan ke depan.
Kesiapan klinik tersebut ditinjau langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat mengunjungi lokasi pada Senin (8/6). Klinik ini didirikan oleh Ribka Tjiptaning yang juga menjabat Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan.
Fasilitas kesehatan tersebut merupakan pengembangan dari Rumah Sakit Pelita Rakyat (RSPR) yang sebelumnya pernah beroperasi di lokasi yang sama. Kini, melalui Klinik Pratama Waluya Sejati Abadi, pelayanan kesehatan kembali dihadirkan dengan fokus memberikan akses layanan yang terjangkau bagi masyarakat.
Saat ini klinik telah melayani pasien umum dengan biaya Rp25 ribu. Tarif tersebut sudah mencakup konsultasi dokter, pemeriksaan kesehatan, hingga obat-obatan. Sementara layanan rawat inap juga dikenakan biaya Rp25 ribu per hari.
Kebijakan tarif yang terjangkau mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak kembali beroperasi, jumlah pasien yang memanfaatkan layanan kesehatan di klinik tersebut terus meningkat.
Dalam kunjungan tersebut, Ayep Zaki didampingi sejumlah pengurus PDI Perjuangan, di antaranya Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi Iwan Adhar Ridwan dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Paoji Nurjaman.
Manajemen Klinik Waluya Sejati Abadi menegaskan komitmennya untuk melengkapi sarana dan prasarana serta memenuhi seluruh persyaratan akreditasi. Langkah ini dilakukan agar proses kerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat segera terealisasi.
Dengan bergabungnya klinik sebagai mitra BPJS, masyarakat Kota Sukabumi dan sekitarnya diharapkan semakin mudah memperoleh layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas. (DEN)





