FACEINDONESIA.CO.ID -Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga harus membentuk karakter dan nilai-nilai kemanusiaan peserta didik.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri peresmian pembangunan (groundbreaking) Sekolah Pelita Harapan (SPH) yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, Selasa (2/6/2026).
Menurut Abdul Mu’ti, pembangunan sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
“Pendidikan adalah investasi manusia. Bukan sekadar membangun gedung sekolah, tetapi membangun karakter generasi muda dan memperkuat bangsa,” ujar Mu’ti.
Ia menekankan, sekolah harus menjadi ruang yang mempersatukan peserta didik dari berbagai latar belakang. Karena itu, Kemendikdasmen mendorong sekolah menjadi titik temu dan ruang pembauran yang memperkuat identitas kebangsaan.
“Sekolah harus menjadi institusi yang memperkuat keindonesiaan dan ikatan kemanusiaan di antara kita,” katanya.
Mu’ti juga menyoroti tantangan pendidikan di era digital. Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan nilai moral dan spiritual agar generasi muda tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas.
“Ilmu memberikan jawaban, sementara iman memberikan pilihan. Pengetahuan harus digunakan untuk kemaslahatan dan kemanusiaan,” tuturnya.
Sementara itu, Executive Director Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) Stephanie Riady mengatakan pembangunan SPH merupakan investasi untuk masa depan generasi Indonesia.
“Hari ini yang kami bangun bukan hanya gedung sekolah, tetapi harapan dan masa depan. Kami menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk belajar, bertumbuh, dan memberi kontribusi bagi bangsa,” ujar Stephanie.
Ia menambahkan, karakter tetap menjadi fondasi utama pendidikan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, pendidikan harus melahirkan generasi yang mampu berpikir kritis, memimpin dengan integritas, serta menggunakan pengetahuan untuk membawa manfaat bagi masyarakat.
Melalui pembangunan Sekolah Pelita Harapan, diharapkan semakin banyak siswa memperoleh pendidikan berkualitas yang tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, kepemimpinan, dan nilai kemanusiaan.
Pemerintah berharap kolaborasi antara dunia pendidikan, masyarakat, dan sektor swasta terus diperkuat untuk mencetak generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global. (SAN)





