FACEINDONESIA.CO.ID – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menegaskan penggunaan Papan Interaktif Digital (PID) di PAUD menjadi bukti komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia (SDM) sejak usia dini.
Menurut Fajar, pembelajaran di PAUD harus semakin interaktif, kreatif, dan menyenangkan agar mampu merangsang tumbuh kembang anak secara optimal.
“PAUD adalah fase emas perkembangan anak. PID harus dimanfaatkan untuk mendorong pembelajaran yang interaktif dan bermakna,” ujar Fajar saat menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran PAUD di Makassar, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 156 peserta dari 10 provinsi di Indonesia Timur yang menerima bantuan perangkat PID.
Fajar menekankan, PID bukan sekadar alat teknologi, tetapi harus mampu mengubah metode pengajaran menjadi lebih efektif.
Ia menyebut keberhasilan penggunaan PID sangat bergantung pada kreativitas guru di kelas.
“Perangkat ini akan berdampak jika guru mampu menggunakannya secara kreatif dalam proses belajar,” katanya.
Ia juga menyoroti masih adanya kendala di lapangan, seperti keterbatasan kemampuan guru dalam mengoperasikan perangkat digital. Hal ini ditemukan saat kunjungannya ke salah satu sekolah di Medan.
“Perangkat sudah ada, tapi belum optimal karena guru belum terbiasa dan kurang percaya diri,” ungkapnya.
Karena itu, peserta bimtek diminta membangun komunitas belajar di daerah masing-masing guna memperkuat pemanfaatan PID.
Fajar menegaskan, guru tetap menjadi kunci utama dalam pendidikan. PID, kata dia, bukan pengganti guru, melainkan alat bantu pembelajaran.
“Guru adalah arsitek pembelajaran, bukan sekadar operator teknologi,” tegasnya.
Ia juga memaparkan lima syarat utama keberhasilan digitalisasi pendidikan, yakni komitmen pemerintah, monitoring berkelanjutan, pelatihan guru, penguatan konten berbasis budaya lokal, serta perawatan perangkat secara bersama.
Selain itu, pemerintah memperluas Program Indonesia Pintar (PIP) hingga menjangkau sekitar 888 ribu peserta didik PAUD.
“Komitmen Presiden jelas, membangun SDM unggul sejak dini,” ujar Fajar.
Direktur PAUD, Kurniawan, menambahkan seluruh peserta bimtek siap menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada guru lain di daerahnya.
Menutup kegiatan, Fajar mengajak para peserta menjadi penggerak digitalisasi pendidikan.
“Pastikan PID benar-benar bermanfaat bagi anak-anak Indonesia dan mampu mendorong perubahan di sekolah,” pungkasnya. (San)





